Ali-Sakti Siap Kembangkan Kain Tenun Pringgasela

Ali Sakti
KAMPANYE: Paslon gubernur dan wagub NTB nomor urut 4 Ali-Sakti saat kampanye dialogis di lapangan umum Desa Pringgasela. (TIM RADAR LOMBOK)

SELONG – Jadwal kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB nomor urut 4 HM Ali Bin Dachlan dan TGH Lalu Gede Muhammad Wirasakti Amir Murni (Ali-Sakti) terus berlanjut.

Senin kemarin (2/4), paslon Ali-Sakti melanjutkan kampanye dialogisnya di lapangan umum Desa/Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur. Ratusan warga menyambut kedatangan paslon dua generasi ini. Dalam kesempatan itu, pasangan ini juga meminta warga agar jangan sesekali merusak alat peraga kampanye (APK) paslon lain.

Ali BD dalam sambutannya menyatakan, masyarakat harus cerdas dan santun dalam berpolitik. Masayarakat diminta untuk tidak berbuat hal yang aneh dan anarkis, terutama terhadap APK yang dipasang paslon lainnya. ‘’Kami minta dalam pesta demokrasi masyarakat jangan anarkis, terutama merusak APK calon yang terpasang di wilayah Kecamatan Pringgasela,’’ imbuhnya.

Ali menyadari, APK-nya di sejumlah wilayah kabupaten/kota lainnya banyak yang rusak. Jangan sampai aksi anarkis oknum yang merusak APK-nya diikuti pendukungnya. Karena sikap merusak APK paslon lain bukan sikap masyarakat Pringgasela yang rata-rata berpendidikan. ‘’Karena masyarakat Pringgasela cerdas-cerdas, saya yakin akan bijak menyikapi pesta demokrasi yang diselenggarakan KPU di NTB,’’ imbuhnya lagi.

Karenanya, Ali BD mengajak semua masyarakat untuk menentukan sikap. Terutama menentukan pilihan pemimpin NTB tahun 2018 ini. Masyarakat diminta memilih pemimpin yang sudah memiliki bukti nyata di tengah masyarakat NTB, khususnya Lombok Timur. Jika masyarakat merujuk dari hal itu, maka tidak ada pilihan lain masyarakat Prtinggasela kecuali paket gubernur nomor 4 yakni paket Ali-Sakti. ‘’Kalau bukti nyata yang menjadi rujukan kita memilih gubernur, maka sangat jelas pilihan masyarakat akan jatuh ke paket nomor urut 4 yakni paket Ali-Sakti. Karena sudah 10 tahun calon gubernur nomor urut 4 memimpin masyarakat Lotim ke arah yang lebih baik,’’ tegasnya.

Kalau masyarakat Pringgasela menginginkan paket nomor urut 4 menjadi pemenang di Piklada NTB tahun  ini. Konsekeunsinya tentu harus memenangkan paket nomor urut 4 di wilayah Kabupaten Lombok Timur. Karena menurut kebanyakan pengamat politik, jika meraup suara terbanyak di wilayah Kabupaten Lombok Timur, maka calon itu sudah secara otomatis akan memenangkan Pilkada NTB nantinya. ‘’Sehingga kalau kita bersatu, terutama masyarakat Kabupaten Lombok Timur maka kami calon independen akan berhasil memenangkan Pilkada NTB,’’ terangnya.

Terkait banyaknya industri rumahan tenun di Kecamatan Pringgasela terus akan menjadi perhatian pemerintah provinsi nantinya. Karena selama menjabat sebagai Bupati Lotim dua periode, Ali BD mengaku kerap menyentuh perajin tenun Pringgasela melalui gerakan PKK Lotim. Jika terpilih menjadi gubernur, maka akan banyak lagi inovasi yang akan dilakukan untuk memajukan industri tenun Pringgasela. ‘’Tentunya inovasi dan berbagai bantuan agar kerajinan tenun Pringgasela lebih maju dan berkembang akan kami lakukan nanti jika terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur NTB,’’ janjinya.

Diakuinya, selama ini hasil kerajinan tenun tangan masyarakat Pringgasela dalam maju dan berkembang terkendala akibat tingginya harga jual di pasaran. Berbeda dengan kerajinan yang sudah menggunakan teknologi canggih yang harganya jauh lebih murah sehingga banyak diterima pasar. Kendati demikian, hal ini yang akan dipikirkan nanti kedepannya agar kerajinan tenun tangan masyarakat Pringgasela minimal bisa memanfaatkan pasar, terutama di wilayah pariwisata di NTB. ‘’Saya rasa kalau memang kita menyiapkan pasar khusus untuk itu maka kerajinan tenun sampingan ini akan menjadi mata pencaharian masyarakat kedepannya,’’ ujarnya.

Ali BD juga tidak menampik tiga rivalnya sudah masuk kampanye dialogis di Pringgasela. Dia juga mendengar kerajinan tenun Pringgasela akan dijadikan sebagai pakaian dinas pegawai jika calon itu memenangkan pesta demokrasi NTB. Namun, masyarakat diminta untuk tidak mau dikibuli calon tersebut. Karena tahun 2017, justru pemerintah kabupaten Lombok Timur sedangkan menggodok perda agar kain tenun Pringgasela dan Kembang Kerang bisa digunakan sebagai pakaian dinas PNS Lotim. ‘’Justru kami saat menjabat sebagai Bupati Lotim sudah memikirkan agar kain tenun Pringgasela menjadi pakaian dinas, sementara calon lain baru mengumbar janji. Oleh sebab itu masyarakat jangan cepat percaya dengan janji-janji palsu yaaa!,’’ sarannya dengan kata khasnya.

Pada Minggu malam (1/4), Ali BD juga menghadiri acara isra’ dan mikraj di Dusun Berembeng Desa Sigerongan Kecamatan Lingsar Lombok Barat. Dalam kesempatan itu, Ali BD memberikan tausiyah mengulas perjalanan isra’ dan mikraj Nabi Muhammad SAW. Usai itu, Ali BD kemudian merujuk ke topik kondisi umat zaman ini. Di mana-mana terjadi konflik terutama di wilayah Timur Tengah. Sesama saudara saling serang hingga akhirnya banyak terjadi korban jiwa. Ali BD mengajak jamaah mengambil pelajaran dari semua itu dan mengajak jamaah tetap mempertahankan persatuan dan kesatuan yang sudah terjalin di Indonesia, khususnya Lombok atau suku Sasak. “Suku sasak paling hebat,” puji Ali BD.

Alasannya, sambung dia, semua yang dikerjakan masyarakat selama ini selalu tuntas. Karena dikerjakan secara gotong royong dan penuh persaudaraan. ‘’Untuk masalah politik dalam pilkada nanti, masyarakat harus cerdas memilih pemimpin,’’ imbuhnya. (tim)