Ali-Sakti Jamin Kesejahteraan Petani dan Guru Honorer

Ali Sakti
KAMPANYE: Masyarakat Kecamatan Sakra Timur sangat antusias dengan janji paslon nomor urut 4 Ali-Sakti. (TIM RADAR LOMBOK)

SELONG – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB nomor urut 4 HM Ali Bin Dachlan dan TGH Lalu Gede Muhammad Wirasakti Amir Murni (Ali-Sakti) kembali melanjutkan kampanye dialogis di lapangan Desa Lepak Kecamatan Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur, Selasa kemarin (27/3).

Ribuan warga setempat tampak antusias memadati lapangan Desa Lepak guna mengikuti kampanye dialogis Ali-Sakti. Salah satu program prioritas yang akan dilakukan paket Ali-Sakti jika terpilih pada pada Pilkada NTB, yaitu akan memperbanyak embung dan dam. Karena Ali BD dalam tanya jawabnya bersama warga mengaku miris dengan kondisi pertanian di wilayah Kecamatan Sakra Timur, sekarang ini. Terutama masalah kondisi irigasi pengairan.

Keberadaan dam Pandanduri juga tak bisa diakses petani Sakra Timur. Begitu juga petani di wilayah selatan Lombok Timur, belum bisa memanfaatkan keberadaan dam Pandanduri. Padahal, hajatannya membangun dam Pandanduri tahun 2004 silam untuk mengairi pertanian masyarakat Lombok Timur. ‘’Waktu itu saya menjabat sebagai bupati dan telah menggelontorkan dana awal Rp 5 miliar. Tapi faktanya, keinginan itu belum bisa terwujud. Sehingga kedepannya akan kita wujudkan,’’ kata Ali BD dalam orasi politiknya.

Orasi itu tampak semakin memperkuat kepercayaan masyarakat, khususnya Kecamatan Sakra Timur. Gemuruhnya teriakan masyarakat mengelu-elukan akan memilih pasangan Ali-Sakti pada hari pencoblosan. Ali BD kemudian melanjutkan, berdasarkan pertimbangan agar pemerataan pemenuhan air pertanian di wilayah Selatan Lotim, dirasa tidak cukup dengan mengandalkan dam Pandanduri. Sehingga, kalau dipercaya menjadi gubernur NTB nanti oleh masyarakat NTB. Salah satu yang akan menjadi program prioritasnya yakni akan mempertbanyak pembangunan embung, terutama di wilayah Selatan Lotim dan Lombok. ‘’Saya rasa memperbanyak pembangunan embung akan menjadi jalan keluar pemenuhan air irigasi pertanian secara merata di Lombok nantinya,’’ cetusnya.

Khususnya untuk memenuhi kebutuhan air pertanian masyarakat petani di wilayah selatan Lotim, direncanakan nanti akan dibangun dam Kokok Palung di wilayah Sakra Barat. Dam itu diyakini akan menjadi salah satu wadah utama petani di wilayah selatan yang tidak bisa mengakses air dam Pandanduri. ‘’Saya pastikan akan saya gelontorkan anggaran itu nanti jika saya terpilih dan dipercaya masyarakat menjadi gubernur NTB,’’ janjinya.

Ali BD melanjutkan, untuk memenuhi kebutuhan air pertanian masyarakat Kabupaten Lombok Tengah di wilayah selatan akan dibangun dam Mujur. Menurut informasi yang dihimpunnya dari berbagai sumber terpercaya, rencana pembangunan dam Mujur sudah digaungkan masyarakat 20 tahun silam.

Namun, hingga saat ini rencana dan keinginan masyarakat Loteng selatan tidak jua mendapatkan respon dari pemerintah kabupaten maupun Provinsi NTB. Padahal menurutnya, dengan adanya dam Mujur akan menjadi solusi kebutuhan air petani wilayah selatan Lotim. ‘’Saya juga akan memastikan akan menuruti permintaan masyarakat Lombok Tengah yang mendambakan keberadaan dam Mujur,’’ ujarnya.

Kalau dilihat dari masa kepemimpinan gubernur sebelumnya, telah terjadi ketimpangan jumlah embung maupun dam yang dibangun selama ini. Di pulau Lombok, pemerintah hanya membangun tiga bendungan saja, yakni bendungan Batujai, Pengga, dan Pandanduri. Sementara di pulau Sumbawa, ada banyak dibangun dam seperti dam Gapit, Batu Bulan, Parado, Kali Mantong dan banyak banyak dam lainnya. ‘’Oleh sebab itu, dengan alasan ini maka pemerataan pembangunan dam untuk sarana pemenuhan air pertanian akan kita lakukan nantinya jika terpilih menjadi gubernur NTB,’’ ungkapnya lagi.

Menurutnya, pemenuhan sarana penunjang dari pertanian dianggap perlu untuk di penuhi dan dibenahi kedepannya. Pasalnya, perekonomian masyarakat khususnya di wilayah kabupaten Lombok Timur dan Pulau Lombok masih bertumpu di sektor pertanian. ‘’Sehingga untuk meningkatkan produksi pertanian tidak akan mungkin dicapai jika pemerintah tidak memikirkan bagaimana membenahi sarana dan prasarana penunjang,’’ tegasnya.

Selain sektor pertanian, calon independen ini juga akan mengembangkan sektor pendidikan. Seperti sarana dan prasarana penunjang pendidikan dan ketersediaan guru juga menjadi fokus perhatian. Keberadaan guru, terutama guru honor di sekolah negeri dan swasta akan diperhtaikan serius. Terutama kesejahteraan guru honor, jangan sampai dengan menggaji mereka Rp 300 ribu sebulan, kemudian seorang pemerintah merasa puas. ‘’Saya sangat miris mendengar pemerintah selain Kabupaten Lombok Timur menggaji guru honorer di bawah Lotim yang setiap bulannnya menggaji guru honorer Rp 750 sebulan,’’ sesalnya.

Bukan hanya itu, guru honorer juga akan diberikan SK Gubernur atas pengabdiannya mencerdaskan anak bangsa. Terutama guru honor di sekolah swasta. Jumlah guru honorer yang akan diberikan SK jumlahnya dua kali lipat dibandingkan dengan SK yang sudah dikeluarkan selama menjabat menjadi Bupati Lotim. Di mana saat menjadi Bupati Lotim, sebanyak 1600 guru honorer di tingkat SD dan Madrasah sudah diberuikan SK. ‘’Bukan hanya itu, guru SMK/SMA yang dirumahkan oleh pemerintah saat ini akan diangkat kembali dan diberikan SK Gubernur NTB,’’ terangnya.

Oleh sebab itu, sebagai seorang pemerintah yang berkuasa tidak layak dan elok untuk memberhentikan profesi seseorang guru. Karena guru honor ini yang menjawab kekurangan guru negeri yang terjadi saat ini, terutama di sekolah swasta. ‘’Kalau kita anggarkan pasti akan ada jalan keluar, terutama untuk kesejahteraan guru honor,’’ yakinnya.

Ditambahkan calon wagub nomor urur 4 TGH Gede Sakti, masyarakat harus mempertimbangkan memilih pemimpin, terutama gubernur NTB. Dia mengajak masyarakat untuk memilih calon gubernur yang tahu betul apa menjadi kendala dan keinginan masyarakat Lotim nantinya. ‘’Jadi kalau kita memilih pemimpin, pilihlah saudara dekat dulu sebelum memilih orang lain. Karena yang akan mengetahui persoalan dan cepat menyelesaikan pesoalan yakni saudara dekat kita,’’ ujarnya singkat. (tim)