Ali BD Letakkan Batu Pertama RSI Kita

Ali BD Letakkan Batu Pertama RSI Kita
GROUND BREAKING: Bupati Lotim, Ali BD saat melakukan ground breaking (peletakkan batu pertama) pembangunan RSI Kita di Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji. (GAZALIE/RADAR LOMBOK)

SELONG—Rumah Sakit Islam Kita  (RSI-Kita) yang berlokasi tepat disamping jalan Desa Labuan Haji akan mulai dibangun.

Ini ditandai dengan peletakkan batu pertama oleh Bupati Lombok Timur (Lotim), Ali BD, Sabtu lalu (27/5). RSI Kita sendiri merupakan rumah sakit yang dikelola oleh Yayasan RSI Kita dengan Ketua Pengurus Kepala Bazda Lotim. Peletakan batu pertama ini juga dihadiri oleh para pengurus yayasan RSI Kita, pejabat dari sejumlah jajaran SKPD Lotim, tokoh agama, tokoh masyarakat dan unsure lainnya. Kegiatan ini juga dijadikan momen oleh Bupati Lotim untuk buka  puasa bersama di hari pertama puasa, dengan semua unsur. “Saya sangat berterima kasih ke semua umat Islam dan pihak lainnya yang ada di Lotim, dengan terwujudnya pembangunan RSI Kita melalui Zakat, Infak dan Sadaqahnya,” ungkap Bupati Ali BD.

RSI Kita ini dianggap sangat perlu untuk dibangun di wilayah Labuhan Haji. Karena ini untuk mensinkronisaikan dengan pembangunan Dermaga Labuhan Haji yang juga pengerjaannya akan segera dituntaskan. Berbagai pembangunan yang ada di Lotim katanya, harus bisa memberikan multiplayer efek. Termasuk pembangunan RSI Kita dan Pelabuhan Labuan Haji.

“Sebagi umat Islam harus bisa merumuskan dengan baik perintah-perintah Allah secara keilmuan. Maka pembangunan RSI Kita ini juga bagian dari penjabaran dari perintah Allah,” lanjutnya.

Tujun utama dibangunya RSI Kita, semata adalah untuk membantu masyarakat yang tidak mampu, dan orang-orang yang lemah. Dikatakan Ali, pengertian dari Sadaqah itu tidak selamanya harus diartikan secara mentah-mentah.

Tapi Sadakah ini memiliki makna lebih tinggi dari pada itu. Yaitu bagaimana bisa melayani masyarakat dari sudut dan aspek yang dijabarkan secara sederhana. “Kalau zakat maju berbagai  kita lainya bisa juga kita lakukan. Seperti memberikan beasiswa ke warga miskin untuk pendidikannya,” sebutnya.

Anggaran pembangunan rumah sakit ini sebutnya, sebagian dianggarkan dari zakat yang ada di Bazda Lotim, dari total anggaran pembanguna yang sebesar Rp 30 miliar. Untuk itu, Bupati mengajak kepada semua pihak yang merasa punya kewajiban untuk membayar zakat, agar lebih meningkatkan zakatnya.

“Inilah hasil zakat. Melalui pembangunan RSI Kita ini, akan menjadi amal jariyah bagi kita semua. Pembangunan RSI Kita menjadi prioritas dalam menyelesaikan program-program strategis. Mari kita dukung pebangunan rumah sakit, karena ini untuk kemaslahatan umat,” jelas Ali BD.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan RSI Kita, Rawitah Asy’ari mengatakan, pembangunan RSI Kita ini diinisiasi langsung oleh Bupati Lotim, Ali BD, dan Bazda. Rencana pembangunannya sendiri mulai muncul tahun 2014 lalu. Namun pelaksanaan pengerjaan baru dilakukan tahun 2017 ini.

“Tempat dibangunnya rumah sakit ini luasnya 1 hektar, dengan biaya pembangunan sebesar Rp 30 miliar, dan ditargetkan selesai dalam jangka waktu enam bulan ke depan,” tutup Rawitah. (lie/adv)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid