Aktivitas Kepemudaan dan Olahraga Kian Semarak

WAWANCARA: Sekda NTB, Rosiadi Sayuti kala diwawancara wartawan terkait perombakan OPD untuk Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Perombakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyisakan sisi positif bagi bidang kepemudaan dan olahraga. Tahun 2017 mendatang, bidang ini akan menjadi dinas tersendiri.

Sekda NTB, Rosiadi Sayuti mengatakan, terbentuknya bidang kepemudaan dan olahraga menjadi dinas tersendiri berdampak positif. Aktivitas di bidang ini dipastikan akan semakin semarak.

"Bagi olahragawan secara otomatsi semakin besar peluang untuk mengangkat nama NTB di ajang nasional maupun internasional," ungkapnya, Jumat (28/10).

Rosiadi lantas meminta pemuda dan atlet meningkatkan kreativitas masing-masing untuk menyongsong perubahan OPD tersebut. Dengan begitu, prestasi pemuda dan atlet NTB kian maju. Semakin baik prestasi pemuda dan atlet, secara otomatis akan mengharumkan nama NTB.

Selain itu, ia menegaskan pejabat yang akan memangku jabatan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Pora) tidak harus adalah kalangan pegawai eselon II dan III. Jika pejabat eselon II yang menduduki jabatan tersebut tidak perlu melalui proses panitia seleksi (Pansel).

"Jika berasal dari kalangan eselon III, maka pejabat tersebut harus melalui proses Pansel," ungkapnya.

Dikatakan, keharusan melewati pansel oleh pejabat eselon III karena ada aturannya. Di lain sisi, diizinkannya eselon III lantaran jabatan ini adalah jabatan promosi.

Sebelumnya, anggota Komisi V DPRD NTB,  H MNS Kasdiono mengatakan, pejabat yang pantas memangku jabatan kepala dinas adalah orang yang memahami kondisi pemuda dan olahraga. Harapannya, dengan pemahaman yang dimiliki kepala daerah setidaknya bisa menangani program kepemudaan dan olahraga. (cr-adi)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid