Aksi Jilid II, Ribuan Mahasiswa Akan Kembali Gedor DPRD NTB

AKSI : Ribuan massa aksi dari mahasiswa Se Kota Mataram didepan kantor DPRD NTB, Kamis (26/9) lalu. FAISAL HARIS/RADARLOMBOK.CO.ID

MATARAM – Ribuan massa dari mahaiswa se-NTB akan kembali menggelar aksi turun jalan jilid II, Senin besok (30/9) untuk menolak pengesahan UU KPK dan RUU RKUHP oleh DPR RI. Aksi demonstrasi dengan masa lebih besar sekitar 10 ribu orang ini akan kembali menggedor dan menduduki kantor DPRD NTB.

“Ya jadi kita akan aksi kembali bersama kampus se- NTB. Kami kembali datang, karena tuntutan mahasiswa dan masyarakat Indonesia belum diterima,” tegas Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mataram,  Amri saat dikonfirmasi radarlombok.co.id, Minggu (29/9).

Amri mengaku belum tahu pasti jumlah massa yang akan mengikuti aksi demonstrasi yang berlangsung Senin besok. Karena gabungan BEM kampus se-NTB akan mengelar pertemuan, pada Minggu sore ini. Kendati demikian, Amri memperkirakan masa aksi yang akan bergabung menggedor DPRD NTB untuk jilid II diperkirakan beskisar diangka 5.000 hingga 10 ribu orang lebih.

“Intinya ribuan massa mahasiswa dari berbagai kampus di NTB akan kembali turun jalan,” ucapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua BEM Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Andi Suratno memastikan seluruh mahasiswa akan kembali menggelar aksi parelemen jalanan, karena DPR RI bersama pemerintah pusat menutup mata dengan penolakan masyarakat terkait penetapan UU KPK dan adanya RUU RKUHP. Ia juga memastikan mahasiswa UMMAT pasti menjadi barisan terdepan dalam mengawal persoalan saat ini yang menjadi isu nasional dan mengancam kehidupan berbangsa.

“Kita satu aliansi sekarang dan seluruh mahasiswa tergabung menjadi satu aliansi untuk menuntut DPR dan pemerintah mendengarkan tuntutan rakyat,” tegasnya.

Oleh sebab itu, persiapan sudah dilakukan dengan menargetkan massa aksi dari kampus hijau UMMAT sekitar seribu orang dan tidak kalah banyak jumlah dengan aksi seblumnya.

“Target kami dari UMMAT seribu lebih mahasiswa ikut turun ke jalan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPD IMM NTB Mifatahul Khair menyampaikan untuk aksi serentak, Senin besok (30/9), IKatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ditingkat cabang di 10 kabupaten/kota di NTB akan ikut melaksanakan aksi serentak kembali.

“Semua cabang IMM akan serentak menggelar aksi turun ke jalan. Termasuk yang ada di Bima, Sumbawa, dan Lombok Timur akan aksi di kantor DPRD,” pungkasnya. (sal)