Akses Jalan Buruk, Warga Meninggal Ditandu 3 KM

Warga menandu jenazah AA (59) dari jalan besar ke perkampungan. Mobil ambulans tidak bisa masuk karena buruknya akses jalan. (IST FOR RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG–Warga yang tinggal di Kampung Sempeni, Dusun Erat Mate, Desa Mekarsari, Kecamatan Gunungsari Lombok Barat, terisolir karena akses jalan yang buruk ke wilayah mereka.

Nahasnya ketika ada warga yang sakit, mau melahirkan, atau meninggal, warga harus bergotong-royong menandu menggunakan alat seadanya.

Seperti yang terjadi Rabu (1/3/2023). Warga harus menandu jenazah AA (59), sejauh 3 km dari jalan besar untuk di bawa ke rumahnya. AA dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB, karena mengidap penyakit jantung.

Dengan kondisi jalan terjal berlumpur, ambulans tidak bisa masuk. Akhirnya warga menandu jenazah AA dengan alat seadanya menggunakan sarung dan bambu.

“Kalau ada warga yang meninggal kita selalu menggotongnya karena tidak ada akses jalan untuk roda empat. Kita juga tandu jenazah AA pada pertengahan Februari lalu dengan ditandu juga,” kata Ketua RT Sempeni Arsa Hadi.

Baca Juga :  Area Proyek Bendungan Meninting Longsor, Akses Jalan Tiga Desa Putus, Rumah Warga Terancam

Diungkapkan, ada 120 KK yang tinggal di Kampung Sempeni. Mereka selalu khawatir jika ada orang sakit karena jalan tersebut sangat mengkhawatirkan.

“Apalagi kalau orang hamil, lumpuh. Bayangkan, kita berjibaku sejauh 3 kilometer berjalan menyusuri perbukitan untuk sampai ke pelayanan medis,” ujarnya.

Hadi berharap, pemerintah bisa melihat kondisi masyarakat yang butuh infrastruktur jalan agar mudah mengakses pelayanan umum.

“Berapa kali sudah kita usulkan ke kepala desa, agar ada akses jalan, minimal ada jalan masuk mobil pick-up, harapan kami bisa secepatnya dibuatkan akses jalan,” ucapnya.

Baca Juga :  Salah Paham: Empat Warga Dilaporkan Mencuri Toa, Padahal Memperbaiki

Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Desa Mekarsari Mudassir mengakui kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan.

Anggaran yang terbatas dan kondisi keuangan daerah yang tak stabil, menjadi penyebab jalan tersebut tak diperhatikan.

Namun tahun ini sudah disiapkan anggaran Rp 350 juta untuk memperbaiki jalan itu.

“Sudah kita prioritaskan. Jalan itu tahun ini akan kita perbaiki, yang kita prioritaskan itu jalan Dusun Eat Mate dan jalan di Dusun Malaka. Alhamdulillah tahun ini pasti klir,” kata Camat Gunungsari ini.

Ia mengatakan dalam Musrembangcam, jalan-jalan dusun di Desa Mekarsari, Kecamatan Gunungsari semuanya akan diperbaiki tahun ini. Namun yang menjadi perioritas itu jalan Dusun Malaka dan Dusun Eat Mate. (ami)

Komentar Anda