Aji Rum Mundur dari Jabatan Pj Wali Kota Bima

MUNDUR: Penjabat Wali Kota Bima M Rum saat menyerahkan surat pengunduran diri di Kemendagri, Rabu (10/7). (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM – Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, H. Mohammad Rum atau akrab disapa Aji Rum memantapkan diri maju Pilkada Kota Bima. Keputusan itu ditandai dengan pengajuan surat pengunduran diri sebagai Pj Wali Kota Bima kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Surat pengunduran diri diajukan Rum, Rabu (10/7) dibubuhi tanda tangan dan meterai Rp10.000. Ditujukan ke Mendagri, tembusan Pj Gubernur NTB dan DPRD Kota Bima serta sejumlah pihak lainnya. Alasan pengunduran diri juga tertera dalam surat tersebut.

“Dengan ini mengajukan pengunduran diri sebagai Penjabat Wali Kota Bima dikarenakan mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah di Kota Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat,” tulis Rum dalam suratnya.

Surat diserahkan kepada R. Hendi Nur Kusuma selaku Kepala Subdirektorat Wilayah 1 pada Direktorat Fasilitas Kepala Daerah dan DPRD, Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Kemendagri.

Rum yang juga Kepala PUPR NTB NTB itu, saat dikonfirmasi membenarkan perihal pengajuan pengunduran diri itu. “Intinya saya sangat serius ikut kontestasi dibuktikan dengan mengajukan pengunduran diri sebagai Pj, agar proses pilkada berjalan fair,” katanya, Rabu kemarin (10/7).

Baca Juga :  Gaji PPS dan Pantarlih Telat Dibayar

Pengunduran diri Aji Rum satu sisi mengejutkan, karena ada banyak spekulasi yang menyebutnya batal meneruskan keinginan maju jadi kandidat kepala daerah. Alasannya masih enggan melepas jabatan birokrasi. Namun isu itu gugur dengan sendirinya setelah ia memastikan membulatkan tekad, kemudian membuat surat pengunduran diri.

Sedianya, batas waktu pengunduran diri adalah 17 Juli 2024 sesuai SE Mendagri, atau 40 hari sebelum pendaftaran ke KPU pada 27-29 Agustus 2024. Namun Aji Rum memilih maju lebih awal, tanpa harus menunggu batas akhir.

Selain bertujuan agar pilkada lebih fair, maksud sikapnya ini demi memberi kepastian posisinya kepada simpatisan dan pendukungnya yang sudah deklarasi secara masif. Ini juga merespons rencana deklarasi besar-besaran kaum gen Z dan milenial pada 12 Juli nanti. Termasuk Relawan Sahabat Aji Rum, serta relawan-relawan baru lain. “Sehingga tidak ada lagi keraguan ketika ada pendukung saya dari kalangan gen Z atau milenial yang akan deklarasi, termasuk relawan lain,” jelasnya.

Baca Juga :  Provinsi NTB Masuk Kategori Rawan Sedang Politik Uang

Soal dukungan partai, Aji Rum belum mau menjawab spesifik soal ini. “Tunggu saja beberapa hari ini,” jawabnya.

Isu yang beredar, Aji Rum sudah mendapat tiket dukungan dari partai besar yakni Gerindra dan Golkar, diikuti NasDem, Hanura, PBB dan PDI Perjuangan.

Informasinya, DPW NasDem NTB mengusulkan duet Aji Rum dengan Ketua DPD NasDem Kota Bima yang juga Anggota DPRD Kota Bima Mutmainnah. “Duet Mohammad Rum-Mutmainnah sudah mencapai 99 persen final. Kami akan kawal ke DPP yang memiliki kewenangan dan otoritas untuk menerbitkan SK rekomendasi atau surat tugas kepada paslon ini,” lugas Ketua Bappilu DPW NasDem NTB Ardani Zulfikar. (yan)

Komentar Anda