Ahyar: Wakil Saya dari Pulau Sumbawa

H Ahyar Abduh
H Ahyar Abduh (Dok/)

MATARAM–Bakal calon gubernur, Ahyar Abduh mengaku, figur calon wakil gubernur yang akan mendampingi dirinya dalam suksesi di Pilkada NTB berasal dari Pulau Sumbawa.

“Figur pendamping saya dari Pulau Sumbawa,” katanya melalui whatsapp, kepada Radar Lombok, Jumat kemarin (12/5).

Menurutnya, keputusan dirinya menggandeng figur dari pulau Sumbawa sebagai upaya mempertahankan tradisi keterwakilan geopolitik yang ada. Keterwakilan geopolitik tersebut harus bisa terakomodiri dan terwadahi dengan baik.

Di lain sisi, dengan mengambil wakil dari Pulau Sumbawa diharapkan raihan suara di Pulau Sumbawa bisa diperoleh maksimal. “Semua masih kita telaah dan kaji figur cawagub tersebut,” ucapnya.

Informasi dihimpun Radar Lombok menyebutkan ada sejumlah figur dari pulau Sumbawa masuk nominasi bakal calon wakil gubernur mendampingi Ahyar Abduh di pilkada NTB. Yakni, Morry Hanafi, Nurdin Ranggabarani, Aris Muhammad, Qurais Abidin, Muhammad Amin, Jamaluddin Malik dan lainnya.”Figur tersebut tidak jauh dari diberitakan media massa,” ucap Wali Kota Mataram dua periode tersebut.

Kendati demikian, karena politik berlangsung sangat dinamis. Maka tak menutup kemungkinan cawagub akan mendampingi dari Pulau Lombok.

“Tapi prioritas saya dari Pulau Sumbawa,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPW PBB NTB juga bakal calon Gubernur, KH Zulkifli Muhadli mengatakan, pihaknya mempersilahkan calon gubernur untuk mempersunting Aris Muhammad sebagai calon wakil gubernur. “Jika ada calon gubernur mau mengambil Pak Aris Muhammad kader PBB sebagai wakil gubernur. Iya, PBB siap hibahkan beliau,” ucapnya.

Diakui, dalam Muskerwil I PBB di Dompu merekomendasikan dirinya maju sebagai calon Gubernur di Pilkada NTB. Namun dalam perkembangan politik kemudian, kata Zulkifli Muhadli, Bendahara Umum DPP PBB Aris Muhammad memutuskan maju sebagai calon wakil gubernur.

Dengan dinamika politik yang ada, PBB pun mempersilahkan kader Aris Muhammad untuk dipinang calon gubernur sebagai pendamping di suksesi Pilkada NTB. “Kita berikan kesempatan bagi kader PBB lain untuk maju,” pungkas mantan bupati Kabupaten Sumbawa Barat itu. (yan)