Ahyar-Mori Siap Kembangkan Pariwisata dan Pertanian

ahyar mori
KAMPANYE: Paslon Ahyar-Mori siap kembangkan pariwisata dan pertanian, khususnya wilayah selatan Lombok Timur. (JANWARI IRWAN/RADAR LOMBOK)

SELONG – Jadwal kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB nomor urut 2 TGH Ahyar Abduh dan H Mori Hanafi 9Ahyar-Mori) berlanjut di lapangan Sakra Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur, Senin kemarin (9/4).

Kampanye dialogis itu dihadiri ribuan relawan asal daerah pilih (dapil) 2 Kecamatan Sakra, Sakra Barat, dan Sakra Timur,  terutama masyarakat selatan. TGH Ahyar Abduh didampingi istrinya datang ke lokasi acara diiringi ratusan simpatisan asal Lombok Timur. Simpatiasan ini sebelumnya sudah menunggu bersama semua ketua DPC partai pengusung beserta tokoh masyarakat di wilayah selatan.

TGH Ahyar Abduh dalam orasi politiknya menyatakan komitmen memberikan yang terbaik untuk provinsi NTB. Lebih khusus kepada masyarakat selatan, terutama pada petani yang hingga saat ini masih mengeluh mengalami kekeringan air bersih.  Ia juga mengatakan, berbicara wilayah selatan, dari Seriwe hingga Sekotong permasalahannya hampir sama. “Kita tahu NTB merupakan provinsi yang luar biasa, dan memiliki potensi besar menjadi harapan bersama. Terutama lahan pertanian yang kita miliki sebanyak 49 persen dari penduduk NTB mengangtungkan hidupnya di lahan pertanian. Sehingga bagiamana mungkin seorang pemimpin tidak memberikan prioritas kepada para petani,” katanya.

Ia mengatakan, melihat indeks pembangunan masyarakat NTB yang masih rendah, urutan 30 dari 34 provinsi. Di mana NTB berada di bawah Provinsi NTT, Papua Barat, dan dua provinsi lainnya. Padahal, NTB sendiri memiliki potensi yang besar, memiliki peluang yang besar untuk bisa menaikkan IPM. Maka jawabannya adalah berada di lahan pertanian.

Karena itulah, salah satu yang menjadi perhatian pemerintah provinsi kedepannya adalah petani. Pemprov harus mampu meningkatkan lahan garapan masyarakat dan meningkatkan hasil produksi. Tentunya, semua itu akan bisa dicapai denganmemenuhi kebutuhan dan fasilitas pertanian. ”Kita harus bisa mengairi lahan-lahan pertanian kita yang begitu luas dengan cara merenovasi sumber-sumber air yang ada. Tinggal bagaimana kita bisa menghubungkan agar air ini bisa mengairi wilayah selatan yang selalu mengalami kekeringan selama berpuluh-puluh tahun,” cetusnya.

Dalam kesempatan itu, TGH Ahyar Abduh mengaku kasihan dengan masyarakat selatan. Karena berpuluh-puluh tahun masyarakar selatan membeli air bersih. Sementara daerah ini miliki sumber air yang begitu melimpah, yang kadang-kadang terbuang percuma seperti yang terjadi di wilayah utara. Tentunya, airnya bisa dimanfaatkan masyarakat selatan.

Selain bidang pertanian yang menjadi potensi NTB, bidang pariwisata juga menjadi salah satu perhatian dengan tujuan untuk mendapatkan pendapatan asli daerah (PAD). Juga untuk menyerap tenaga kerja untuk membantu penurunan angka kemiskinan. Saya akan tarik investor sebanyak-banyaknya ke NTB ini. Biar inverstor yang mengelola asalkan tenaga yang digunakan 75 persen tenaga kerja setempat atau lingkungan di mana investor membangun pariwisata,” katanya.

Tidak hanya itu, Ahyar-Mori juga akan menyiapkan penunjang kemajuan pariwisata. Yaitu, dengan menyiapkan sarana infrastruktur penghubung antara  destinasi yang satu dengan destinasi lainnya. Termasuk lampu-lampu penerangnya sehingga destinasi wisata mendapatkan dukungan dari pemerintah. Begitu juga dengan gerakan berwisata akan terus tumbuh dan berkembang.

Selain itu, yang menjadi perhatian paslon ini juga lembag-lembaga pendidikan, madrasah yang begitu banyak. Hingga saat ini mengalami banyak kesulitan-kesulitan, membutuhkan sentuhan-sentuhan untuk bisa meningkatkan sarana seperti gedung sekolah. “Saya akan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten, pemerintah pusat akan mengalokasikan sejumlah dana untuk bisa meningkatkan sarana pendidikan yang dikelola masyarakat kita,’’ tambahnya.

Begitu juga dengan tenaga pendidik, sambung TGH Ahyar Abduh, sangat banyak tersebar di sekolah yang mereka memberikan pengabdian dengan tulus dan ikhlas. Sehingga harus bersama mendorong pemerintah pusat untuk memberikan formasi yang cukup agar para guru tidak tetap ini direkrut menjadi guru negeri.

Bidang kesehatan juga menjadi penting dan tidak boleh dianggap enteng. Derajat kesehatan masyarakat adalah hal yang wajib yang harus menjadi perhatian pemerintah. ‘’Oleh karena itu, puskesmas-puskesmas yang ada harus kita tingkatkan perannya dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sarananya, alat kesehatan, termasuk  mobilitas dari puskesmas harus kita siapkan dan tingkatkan,” paparnya. (tim)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut