Ahyar : Saya Butuh Pejabat yang Kuat dan Semangat

DISERAHKAN : Tim Assesment menyerahkan hasil assesment pejabat pemkot kepada wali kota Kamis kemarin (10/11) (Zulfahmi/Radar Lombok)

MATARAM– Hasil assessment terhadap para pejabat eselon II, III dan IV  di Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram sudah diserahkan ke wali kota Kamis kemarin (10/11).

Penyerahan nilai assessment dilakukan oleh ketua  tim Dr Muazar Habibi. Hasilnya tim assesement menyimpulkan kedalam dua kategori yakni ada pejabat memenuhi  syarat sebagai pejabat atau  pimpinan dan  kategori yang kedua cukup memenuhi syarat untuk menjadi pimpinan.

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengatakan hasil dari assessment ini akan menjadi salah satu acuan untuk  penempatan para pejabat yang akan diangkat dalam menjalankan pemerintahannya. “  Assesment ini menjadi sarana untuk menciptakan birokasi yang efektif  dan efisien, serta bisa mejalankan tugas dan fungsinya masing-masing  di SKPD yang ia pimpin,” tegas Ahyar.

Dalam  kepimpinannya  yang kedua ini, pihaknya menekankan kepada semua pejabat yang  nantinya mendapatkan posisi sebagai pimpinan, mempunyai tanggung jawab yang besar dalam mewujudkan impian masyarakat Kota Mataram, sebagaimana sudah menjadi kontrak sosial dan politik antara  wali kota dan masyarakat ketika melaksanakan kampanye dulu. Kontrak ini pada akhirnya semuanya sudah dituangkan dalam RPJMD 2016-2021.

Untuk bisa mewujudkan hal itu, wali kota membutuhkan birokrat yang kuat yang memiliki semangat kerja yang  tinggi, yang profesioanal serta memiliki loyalitas untuk bekerja bersama-sama dalam melaksanakan pembangunan di Kota Mataram.” Saya butuh pejabat yang kuat dan semangat dalam bekerja,” tegasnya.

Agar mendapatkan pejabat yang mau bekerja keras ini, maka salah satu mekanisme yang bisa ditempuh oleh Pemkot Mataram dengan dilakukan pemetaan terhadap kemampuan para pejabat  melalui assessment.  Salah satu tahap sudah dilakukan yakni assessment dan tahapan yang kedua yang akan dilakukan yakni seleksi untuk para pejabat yang nantinya akan mendapatkan promosi.” Untuk pejabat  yang promosi nanti akan melalui pansel,''  tegasnya.

Ahyar menargetkan,  semua proses pelaksanaan mutasi termasuk pansel bisa secepatnya dituntaskan. Sehingga sebagaimana direncanakan   mutasi yang akan digelar pada bulan Desember bisa  dilaksanakan. Karena saat ini Pemkot Mataram sudah ditunggu oleh pekerjaan-pekerjaan berat  yang secepatnya harus bisa dituntaskan.

Nilai yang diserahkan oleh tim assessment ini sifatnya  kualitatif, tidak kuantitatif seperti nilai sekolah. Wali Kota menyakini dalam penilaian sudah dilakukan dengan menggunakan  penilaian pendekatan akademisi, aspek psikologis dan aspek profesionalismenya.“ Ini menjadi bahan pertimbangan utama saya dalam menentukan  siapa yang akan menduduki jabatan apa,” tegasnya.

Ketua Tim Assesment  Dr Muazar Habibi   mengatakan hasil keseluruhan   nilai assessment sudah dikatagorikan menjadi dua,  ada yang memenuhi syarat dan ada yang cukup memenuhi syarat. Sedangkan 20 persen yang pada sebelumnya pada hasil sementara harus mendapatkan pembinaan sudah digugurkan dengan nilai dari evaluasi kinerja yang sudah dilakukan.” Saat turun lapangan ternyata berbeda, maka kami simpulkan hanya ada dua kategori  memenuhi syarat dan cukup memenuhi syarat,” tegas Muazar.

Setelah nilai diserahkan, semua kebijakan menjadi hak dari wali kota dan wakil wali kota untuk menentukan dan memilih siapa yang nantinya akan menjadi pendampingnya. “  Keputusan akhir ada di wali kota, kami sudah bekerja dan hasilnya sudah kami sampaikan,” tutup Muazar.(ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid