Ahyar Abduh Tunjuk Lembaga Survei

BLUSUKAN: Bakal calon gubernur NTB, Ahyar Abduh, ketika menghadiri acara selamatan bale beleq dan penguatan kearifan lokal Desa Wakan, Jerowaru, Lombok Timur, beberapa waktu lalu.

MATARAM—Walikota Mataram, Ahyar Abduh, memastikan diri siap bertarung dalam Pilkada 2018. Keseriusan dirinya menjajal kursi orang nomor satu di NTB itu dibuktikan dengan menunjuk lembaga survey independen untuk menguji tingkat elaktabilitas, maupun popularitas dirinya.

"Lembaga survei sudah kita tunjuk dansegera bekerja," katanya, kepada Radar Lombok, Selasa kemarin (15/11).

Ia memastikan lembaga survei independen tersebut akan bekerja secara proporsional dan objektif dalam menguji tingkat elaktabilitas maupun popularitas dirinya. Dari hasil survey itu, dirinya ingin mengetahui respon publik dan segera menentukan langkah dan  strategi dalam menyongsong pertarungan di Pilkada NTB 2018.

Lewat hasil survei ini pula, kata Ahyar, pihaknya bisa melihat figur-figur yang berpeluang digandeng atau menjadi pendampingnya dalam Pilkada NTB. "Tentu dari hasil survei ini menjadi acuan kita mengambil langkah selanjutnya," terangnya.

Ahyar pun memastikan akan maju di Pilkada NTB melalui jalur Parpol. Karena itu, ia makin intens berkomunikasi maupun menjajaki koalisi dengan semua parpol, tak terkecuali Partai Golkar.

Tak hanya berkomunikasi dengan Parpol, Ahyar mengakui makin aktif turun silaturahmi dan blusukan ke masyarakat. Baik di Lombok Timur, Lombok Tengah, KLU dan daerah lainnya.

Meski demikian, silaturrahmi yang dilakukan pihaknya tidak terlepas dari undangan masyarakat. Baik dari kolega, sahabat, saudara dan lainnya.

Terpisah, pengurus DPP Partai Golkar, Muhammad Lutfi mengatakan,  Partai Golkar memiliki prosedur tetap dan mekanisme yang berlaku dalam penjaringan bakal calon kepala daerah di pilkada. Setiap kader memiliki hak dan kesempatan sama diusung dalam pilkada. Baik pilkada gubernur, bupati dan walikota.

Terhadap aturan main, lanjutnya, kader harus mengikuti prosedur dan mekanisme berlaku. Hanya saja, DPP Partai Golkar belum melakukan pembahasan terkait dengan pilkada serentak 2018. Pasalnya, DPP masih fokus dan berkonsentrasi dalam menghadapi pilkada 2017. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid