Lakalantas !! Adik, Anak dan Istri Tewas

PERIKSA: Dirlantas Polda NTB bersama didampingi PLH Kasat Lantas Polres Loteng turun memeriksa di TKP, kemarin.

PRAYA-Kecelakaan maut terjadi di jalan raya Sengkol-Batunyala, tepatnya di Dusun Gilik, Desa Kawo Kecamatan Pujut.

Kejadian yang berlansung sekitar pukul 23,30 Wita, Selasa malam (11/7) merenggut tiga nyawa sekaligus. Semua korban merupakan satu keluarga asal Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur. Mereka menumpangi sebuah mobil Suzuki Carry pikap bernopol DR 9728 AE warna hitam.

Krologis kecalakaan maut ini terjadi ketika mobil yang ditumpangi 13 orang ini menabrak sebuah pohon. Mobil yang langsung terpental tersebut langsung melanjutkan menabrak tembok rumah warga. Sehingga 3 dari 13 penumpang tersebut tewas.

Mereka adalah SI, perempuan 18 tahun, SM perempuan 20 tahun, dan SH 30 tahun meninggal dunia di tempat. Sedangkan untuk sepuluh penupang lainya termasuk sopir kendaranya, yakni MS 35 tahun, T 35 tahun, HS 10 tahun, AH 30 tahun, AS 60 tahun, MM 55 tahun, MA 6 tahun, AI 12 tahun, AA 12 tahun dan NA 12 tahun langsung dilarikan ke Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Praya untuk mendapatkan perawatan, karena mengalami luka lecet di sekujur badan.

Kapolsek Pujut Loteng, AKP M Ridwan yang turun langsung ke lokasi saat menerima laporan menyatakan, kejadian sekitar pukul 23,50 wita.  Kendaraan ini dikemudikan oleh MS dengan membawa 12 penumpang. Dengan posisi dua penumpang berada di depan dan sepuluh orang dibelakang.

Sebelum kecelakaan itu, mereka yang merupakan keluarga ini hendak ingin pulang ke Lotim, setelah menjemput keluarganya yang baru pulang dari luar negeri menjadi TKI di BIL. Namun, saat menikung di sekitar TKP ke arah kanan, kendaraan dengan kecepatan tinggi tidak bisa dikendalikan. Sehingga langsung menabrak pohon nangka dan tiang listrik yang ada dipinggir jalan setempat.

Karena benturan keras itu, membuat semua penumpang yang duduk di belakang kendaraan terpental keluar dari bak mobil. “Kami langsung membawa semua korban ke RSUD untuk ditangani medis,” tutur Ridwan, kemarin (12/7).

Ditambahkan Plh Kasatlantas Polres Loteng, IPTU Nasrun menyatakan, pihaknya langsung ke RSUD Praya untuk meminta keterangan semua korban. Ternyata mereka semua adalah satu keluarganya.  Yang meninggal dua ini adalah salah satunya adik kandung dari pengemudi kendaraan, dan dua lainya adalah istri beserta anaknya sendiri. “Sekarang semua korban sudah dibawa pulang ke rumahnya. Namun, untuk kendaraan kita amankan untuk sementara waktu,” ucapnya.

Selain itu, dirinya juga kemarin sekitar pukul 09.00 Wita juga turun langsung bersama dengan Dirlantas Polda NTB, AKBP Ketut Musti Darma mengecek ke TKP. Hasilnya, pihaknya menyimpulkan kalau kecelakaan karena kecepatan tinggi, jalan licin, tidak ada rambu-rambu tingkungan dan jalan itu juga gelap tidak ada penerarangan. “Makanya saya diperintah oleh Dirlantas untuk bersurat ke Dinas Perhubungan agar memasang rambu-rambu di sana,” jelasnya.

Dengan kejadian ini, pihaknya harapakan terhadap semua pengendara agar lebih berhati-hati lagi dalam berkendara. Apalagi sekarang ini, hujan lebat menyebabkan jalan licin. Bukan itu, saja ia menekankan terhadap semua pengendara agar mematuhi aturan keselamatan lalu lintas. “Kecalakaan di jalan itu memang bukan kali pertama kalinya. Makanya, kami harapkan agar ada perhatian dari pemerintah. Sebab, kami tidak ingin kejadian itu terus terulang lagi,” imbuhnya. (jay/lpg)