Abu Menang, Oknum Penyelenggara Bisa Dipidana

HITUNG : Perhitungan ulang surat suara yang dilakukan KPU Lombok Barat kemarin. (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG – KPU Lombok Barat selesai melalui hitung ulang surat suara untuk 83 TPS yang ada Dapil di Kecamatan Lembar-Sekotong hasil Pileg 2024 lalu sebagaimana putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan permohonan Abubakar Abdullah, caleg PKS dapil 2 Sekotong-Lembar.

Hasilnya mengejutkan. Abu menang. Suaranya lebih tinggi dari suara H. Hadran, caleg PKS yang sebelumnya ditetapkan sebagai pemenang oleh KPU Lombok Barat. Proses hitung ulang ini mempertegas adanya kecurangan yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Publik minta oknum penyelenggara seperti PPS, PPK bahkan oknum komisioner KPU dipidana. ” Hasil hitung ulang ini menegaskan adanya kecurangan oleh penyelenggara,” ungkap praktisi hukum, Hariadi Rahman, kepada koran ini kemarin.

Pantauan Radar Lombok di kantor KPU Kamis (20/6), suara Abubakar Abdullah Caleg PKS nomor urut 1 yang sebelumnya berdasarkan pleno KPU Lombok Barat pada Pileg kalah oleh caleg nomor 2 H. Hadran Faisal, menang setelah penghitungan suara ulang di 83 TPS. Hasil akhir suara Abubakar setelah hitung ulang adalah 3.608, sedangkan H. Hadran sebanyak  2.270 suara.

Dari hasil rekapitulasi di dua kecamatan ini suara Abubakar unggul dengan selisih suara 1.338. Di Kecamatan Lembar Abu meraih 1.682 suara. Sedangkan suara H. Hadran  2.117. Kemudian di Kecamatan  Sekotong Abu meraih 1.926 suara, sedangkan H. Hadran 153 suara.

Rekapitulasi dipimpin oleh Ketua KPU Lalu Rudi Iskandar, disaksikan oleh Bawaslu dan para saksi dari parpol. Rudi mengatakan setelah hasil rekapitulasi tingkat kecamatan selesai dilakukan selanjutnya akan dilakukan pleno perhitungan surat suara ulang tingkat Kabupaten Lombok Barat, Jumat (21/6). “Rekapitulasi tingkat kecamatan sudah selesai, selanjutnya besok akan dilaksanakan pleno tingkat kabupaten,” katanya.

Selanjutnya dokumen form C hasil hitung ulang akan dituangkan dalam form D hasil melalui Sirekap D hasil akan dibagikan untuk semua partai, tidak hanya PKS. Partai llain diberikan untuk memastikan tidak ada suara partai lain yang berubah.” Semua parpol akan menerima D hasil, nanti akan kita bagikan setelah ditandatangani,” tegasnya.

Selama proses penghitungan ulang, suara H. Hadran berkurang dari jumlah suara yang ada dalam form C hasil yang sudah ditetapkan sesuai hasil Pileg. Seperti di TPS 1 Desa Cendimanik, suara H. Hadran yang sebelumnya 13 suara setelah dilakukan penghitungan ulang berkurang menjadi 2 suara. Begitu juga di Desa Lembar Selatan seperti di TPS 17, suara Hadran sebelumnya sebanyak 34 suara setelah hitung ulang menjadi 4 suara sedangkan suara Abubakar tetap seperti semula. Begitu juga di TPS 18, suara Hadran berkurang dari yang sebelumnya 46 suara menjadi 3 suara, sedangkan suara Abu tidak berubah yaitu 17 suara. Begitu juga di TPS 19 suara Hadran berkurang dari sebelumnya 33 suara menjadi 3 suara, suara Abubakar tetap 10 suara. Di TPS 32 suara sebelum hitung ulang 35, setelah dilakukan hitung ulang menjadi 0 suara. Hampir di semua TPS suara Hadran berkurang puluhan suara dari jumlah suara hasil Pileg lalu. “ Kita tunggu partai-partai ini apakah mau mempidanakan penyelenggara atau tidak, kata Hariadi.(ami/git)

Komentar Anda