Absen di MPBM, Kepala Bappeda NTB Kena Sindir

MPBM : Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh saat membuka MPBM Kota Mataram kemarin (Fahmy/Radar Lombok)

MATARAM– Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh menyindur ketidakhadiran Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB dalam kegiatan Musyawarah Pembangunan Bermitra Masyarakat (MPBM) Senin (13/3) kemarin. Kepala Bappeda NTB hanya mengurus perwakilan.

Ahyar menyebut Kepala Bappeda NTB selalu absen menghadiri pembukaan MPBM di Kota Mataram.” Sering sekali kepala Bappeda ini tidak hadir dalam pembukaan MPBM,” kata Ahyar.

Dari catatannya, di periode kali ini Kepala Bappeda NTB sudah dua kali absen di acara MPMB Mataram.

Pada kesempatan ini Ahyar mengatakan, sebagai ibukota provinsi Kota Mataram adalah etalase NTB sehingga memiliki posisi berbeda dengan kabupaten/kota lain di NTB. Beberapa hal atau rencana yang mendesak yang harus dilakukan juga merupakan bagian dari Pemerintah Provinsi NTB. Karena ada hal-hal yang membutuhkan solusi, dan tidak bisa diselesaikan oleh Pemkot Mataram sendirian.

[postingan number=3 tag=”mataram”]

Contohnya soal revitalisasi lingkungan di sepanjang aliran sungai atau kejadian beberapa waktu lalu saat ada genangan atau banjir. Ini membutuhkan penyelesaian dari hulu ke hilir. Karena Kota Mataram berada di hilir, sehingga penyelesaiannya harus dilakukan melalui sinkronisasi dan harmonisasi dengan semua daerah. “ Mudah-mudahan rencana ini bisa didengar,” harap Ahyar.

Kota Mataram lanjut wali kota, sudah mengalami peningkatan di berbagai bidang. Kondusivitas wilayah yang terjaga, peningkatan angka IPM yang di atas rata-rata nasional, pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional, infrastruktur yang memadai, kinerja pembangunan yang terus membaik, dan kemandirian pendanaan melalui DPAD yang terus mengalami peningkatan signifikan, bahkan nilai investasi di Kota Mataram yang setiap tahun bernilai lebih dari Rp 8 triliun.

Wali kota berpesan agar perencanaan pembangunan Kota Mataram tetap fokus pada upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kembalikan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat, dan mewujudkan good governance sebagai kunci keberhasilan,” tutupnya.

MPBM melibatkan seluruh unsur dan lapisan masyarakat diantaranya anggota DPRD, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan dan kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta tokoh wanita. Kegiatan yang digelar selama dua hari ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi.

Kepala Bappeda Kota Mataram H. Amirrudin mengatakan, MPBM tahun 2017 diikuti oleh 650 orang sebagai tindaklanjut perencanaan pembangunan di tingkat kelurahan dan kecamatan untuk menyusun rencana kerja tahun anggaran 2018. Berbeda dengan tahun sebelumnya, MPBM tahun 2017 ini telah diperkenalkan aplikasi e-MPBM yang diyakini akan membawa dampak positif. Sebagaimana tujuan MPBM adalah sebagai muara masyarakat menyampaikan usulan-usulan dari tingkat terbawah.”Selanjutnya usulan-usulan akan dirumuskan, jadi bahan usulan ke Musrenbang NTB,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Bappeda NTB Catur Sigit Prasetyo menyebut ketidakhadiran Kepala Bappeda NTB karena pada hari yang sama ini kepala Bappeda NTB Ridwansyah sedang menghadiri Musrenbang di Kabupaten Bima.” Salam maaf dari Kepala Bappeda karena tidak bisa hadir pada hari ini,” ungkapnya.(ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid