Abrorni Luthfi Pimpin PKB Lotim

MUSCAB PKB: Tampak ketika pelaksanaan Muscab ke IV DPC PKB Lotim yang berlangsung lancar, yang bahkan langsung dihadiri Bupati Lotim, Ali BD (GAZALIE/RADAR LOMBOK)

SELONG—Abrorni Luthfi terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lombok Timur (Lotim) periode 2016/2021. Kepemimpinan  Abrorni selama lima tahun kedepan ditentukan dalam Musyawarah  Cabang  (Muscab) ke IV yang dilaksanakan Rabu kemarin (7/9).

Hadir dalam Muscab itu, sejumlah kader dan simpatisan PKB, mulai dari tingkat Provinsi seperti Ketua DPW PKB NTB, H. Najamuddin Mustofa, pengurus PKB  tingkat kabupaten, kecamatan, hingga pengurus ranting tingkat desa. Bahkan Bupati Lotim, Ali BD juga berkesempatan hadir untuk mengikuti jalannya Muscab tersebut.

Kesempatan itu, Ali BD mengatakan, partai yang didirikan Gusdur ini dengan maksud agar bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Dengan itu, maka pimpinan PKB Lotim terpilih dingatkan untuk berbuat yang terbaik, baik untuk partai dan rakyat. Sehingga bisa terwujud masyarakat yang sejahtera seperti yang diinginkan sang pendiri. “Terus  berkarya membela kepentingan rakyat. Bukan membela orang yang beruang,” saran Ali BD.

Sementara Ketua DPW PKB NTB, H. Najamuddin mengatakan, dipilihnya Abrorni menahkodai PKB Lotim, karena yang bersangkutan dianggap sosok yang mampu untuk membawa partai ini lebih baik kedepan. Kepercayaan yang diberikan itu, harus segera dibuktikan dengan melakukan berbagai gebrakan, sehingga PKB semakin besar di Lotim. “Termasuk membangun sinergitas dengan masyarakat dan pemerintah, sebagai salah satu upaya dalam membesarkan partai ini,” pintanya.

Dikatakan, para pengurus partai terpilih agar menjaga stabilitas dan keamanan  di internal partai. Jangan sampai terjadi masalah yang tidak diinginkan, sehingga bisa menimbulkan gejolak di internal partai. “PKB partai yang terbuka. Dari latar bekalang manapun, bisa ikut bergabung dengan PKB,” ulasnya.

Selanjutnya Ketua DPC PKB Lotim Demisioner, H Makmun, menyampaikan pelaksanaan Muscab untuk pemilihan ketua sebagai forum tertinggi di PKB. Muscab ini lanjutnya, juga bagian untuk melakukan konsolidasi dalam pengambilan keputusan strategis untuk sejumlah program selama lima tahun ke depan. Dengan itu, maka pimpinan terpilih kini memiliki beban untuk menghadapi Pilkada dan Pemilu 2018, serta 2019 mendatang. “Menghadapi Pemilu, pimpinan dan pengurus baru PKB Lotim  harus lakukan pembenahan administrasi dan struktur partai sampai tingkat ranting,” sarannya.

Setelah terpilih, Ketua Dewan Tanfiziah DPC PKB Lotim, H. Abrorni Luthfi  mengatakan, setelah dipercaya memimpin PKB Lotim, ia dan pengurus lainnya mulai akan menyusun sejumlah program. Diantaranya melakukan rekonsiliasi mempersatukan kekuatan  partai. Baik yang ada disetiap kecamatan, desa, sampai anak ranting. “Kita akan merangkul semua untuk membentuk kepengurusan secara resmi. Termasuk pula akan memaksimalkan koordinasi,” tekadnya.

Sementara untuk program lima tahun, kini sedang ditentukan apa saja yang akan menjadi proritas, sehingga kader pertain di setiap ranting bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat. Semua itu nantinya akan disusun ketika musyawarah dengan semua pengurus.

“Salah satu program kedepan, yakni menyentuh masyarakat dengan pemberdayaan ekonomi produktif dan lainnya, supaya mampu bersaing ditengah persaingan ekonomi, dan sosial budaya yang semakin ketat. Soal target 2018, sejauh ini belum kita fikirkan. Bagaimana kita bisa berbuat untuk masyarakat,” pungkas Abror. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut