97,8 Ton Logistik WSBK Tiba di Sirkuit Mandalika

Penonton WSBK Disiapkan Angkutan Gratis

LOGISTIK WSBK: Sebanyak 97,8 Ton logistik untuk perhetatan balap motor dunia, World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, telah tiba di Bandara Internasional Zaenuddin Abdul Madjid (BIZAM), Senin malam (27/2). (IST/RADAR LOMBOK)

PRAYA — Pesawat pengangkut logistik untuk ajang balap motor World Superbike (WSBK) yang akan berlangsung 3-5 Maret 2023, di Sirkuit Mandalika, kini sudah tiba. Logistik yang beratnya mencapai 97,8 ton ini tiba melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok, Senin (27/2), sekitar pukul 23.35 Wita.

General Manager BIZAM, Rahmat Adil Indrawan menegaskan jika pesawat yang membawa logistik WSBK ini berangkat dari Avalon, Australia. Pesawat Qantas Airways jenis Boeing 747-400F ini membawa sebanyak 97,8 ton muatan kargo. Setelah menurunkan logistik WSBK di Lombok, pesawat dengan nomor registrasi QF7581 ini lepas landas menuju Bangkok.

“Alhamdulillah proses unloading muatan pesawat pertama pengangkut logistik WSBK 2023 ini berjalan dengan baik dan lancar. Dari Bandara, logistik ini selanjutnya dibawa dengan 13 truk menuju Sirkuit Mandalika,” ungkap Rahmat Adil Indrawan, Selasa kemarin (28/2).

Disampaikan, rencananya akan ada satu lagi pesawat pengangkut logistik WSBK 2023, yaitu Kargo Xpress dengan jenis Boeing 737-800F. Pesawat bernomor penerbangan KXP267 ini akan berangkat dari Kuala Lumpur, Malaysia, dan dijadwalkan mendarat di Bandara BIZAM Lombok, pada Rabu (1/3), sekitar pukul 06.30 Wita.

“Untuk mendukung kesuksesan perhelatan internasional WSBK 2023 di Mandalika, kami sudah sangat siap. Infrastruktur, fasilitas, maupun SDM Bandara Lombok siap melayani kedatangan maupun kepulangan logistik, pebalap, kru balap, serta para penonton ajang ini,” tegasnya.

Terlebih sejak 2021 Bandara Lombok telah berhasil menuntaskan proyek pengembangan Bandara dalam upayanya mendukung keberadaan Destinasi Super Prioritas Nasional (DSPN) Mandalika, maupun event-event internasional yang digelar di Lombok dan NTB.

Baca Juga :  Dua Kapal Pesiar Batal Bersandar di Pelabuhan Awang

Seperti Apron Bandara Lombok diperluas dari 108.100 meter persegi, menjadi 136.300 meter persegi, dan mampu menampung konfigurasi 10 pesawat narrow body dan 6 pesawat wide body atau 18 pesawat narrow body dan 2 pesawat wide body.

“Termasuk landas pacu Bandara Lombok yang sebelumnya memiliki panjang 2.750 meter, juga telah diperpanjang menjadi 3.300 meter, serta ditingkatkan daya dukungnya. Sehingga mampu melayani operasional pesawat sekelas Boeing 777,” tegasnya.

Sedangkan dari sisi fasilitas kargo, dilakukan pengembangan berupa pembangunan akses jalan sepanjang 1.500 meter, dan pembangunan pelataran kargo seluas 6.000 meter persegi, yang dapat menampung sebanyak 40 truk kargo untuk mendukung arus logistik.

“Selain itu, terminal penumpang juga diperluas menjadi 43.501 meter persegi, dan mampu melayani 7 juta penumpang per tahun, dari yang sebelumnya hanya 3,5 juta penumpang per tahun,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, H. Lalu Moh. Faozal menyampaikan bahwa segala hal terkait transpotasi WSBK Mandalika 2023, pihaknya mengaku telah siap. “WSBK 2022 kan tak terlalu lama kemarin. Jadi secara skenario lalu lintasnya tetap sama seperti WSBK 2022 lalu. Nah kesiapan-kesiapan Moda-nya hari ini (Selasa-red) kita bahas,” katanya saat ditemui disela-sela Rakor Angkutan Darat Dishub NTB, di Mataram.

Terkait jumlah kebutuhan angkutan yang akan disiapkan oleh Dinas Perhubungan, tergantung dari jumlah tiket yang terjual. Dimana sampai tanggal 27 Fabruari 2023, tiket WSBK Mandalika yang terjual baru sekitar 20 ribu tiket.

“Kebutuhan transportasi itu menyesuaikan dengan berapa tiket yang terjual. Semua yang pemerintah siapkan itu free, atau tak berbayar alias gratis. Kita sedang menunggu Kementerian Perhubungan untuk support juga,” ujar Faozal.

Baca Juga :  Viral Jemaah NTB Tersesat, Kemenag: Sudah Kembali ke Rombongan

Untuk titik lokasi penjemputan penonton yang hendak ke Mandalika, masih tetap sama seperti tahun lalu. Dimana dua titik lokasi penjemputan yaitu di eks Bandara Selaparang Kota Mataram, dan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), dengan menggunakan shuttle bus. “Jadi kalau untuk pergerakan dari lima pelabuhan pintu masuk, kami masih menyerahkan pada koperasi angkutan dan aktivitas transport online yang ada di simpul-simpul tersebut,” tambah Faozal.

Tidak hanya transportasi darat yang disiapkan, bahkan penambahan penerbangan ke Lombok juga akan dilakukan saat berlangsungnya WSBK Mandalika. Dimana per tanggal 1 Maret ini, ada tambahan satu maskapai penerbangan rute Bali – Lombok selama satu bulan dari maskapai Citilink. “Menjelang WSBK ini kami dapat slot satu bulan dari maskapai Citilink buat extra penerbagan dari Bali ke Lombok,” ungkap Faozal.

Sebelumnya, Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah saat membuka Rakor menekankan supaya konektifitas dan transportasi di destinasi wisata menjadi instrumen krusial yang harus diprioritaskan. “NTB sudah menjadi destinasi wisata dunia. Transportasi darat, laut dan udara, serta konektivitasnya akan meningkatkan kepuasan orang yang berkunjung ke NTB,” ujar Wagub.

Kondisi ini menurut Wagub, harus menjadi perhatian dan menjadi kerja bersama seluruh pihak, agar infrastruktur transportasi menjadi layanan excellent yang meliputi akses, kenyamanan dan keamanan standar. (met/sal)

Komentar Anda