78 Kasus Baru Covid-19, Kota Mataram Mendominasi

Update data Covid-19 di NTB tanggal 13 Februari 2021

MATARAM — Penambahan kasus baru positif Covid-19 lebih tinggi dari jumlah pasien sembuh kembali terjadi.

Data Gugus Tugas Provinsi NTB, terdapat 78 kasus baru positif Covid-19 pada Sabtu (13/2/2021). Hal ini diketahui setelah pemeriksaan 142 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, dan Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram. Hasilmnya hasil 44 sampel negatif, 20 sampel positif ulangan,
dan 78 sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus baru positif tersebut.

Kasus baru positif itu berasal dari Kota Mataram ada 19 kasus dan warga dengan KTP luar NTB ada 18 kasus. Sisanya, dari Lombok Barat 14 kasus, Dompu dan Sumbawa masing-masing sembilan kasus, Lombok Tengah enam kasus dan Sumbawa Barat, Kabupaten Bima dan Lombok Utara masing-masing satu kasus.

Pada hari yang sama terdapat 51 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid19. Rinciannya dari Sumbawa Barat 20 orang, Lombok Barat 10 orang,Bima delapan orang, Sumbawa empat orang, Lombok Timur dan Kota Bima masing-masing tiga orang, Dompu, Kota Mataram, Lombok Tengah masing-masing satu orang.

Terdapat penambahan tiga kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 8141 atas nama BI, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Keluraahan Monjok, Kecamatan
Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid. Pasien nomor 8570 atas nama A, laki-laki, usia 66 tahun, penduduk Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak memiliki komorbid.
Pasien nomor 8571, an. H, perempuan, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Praya, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien memiliki penyakit komorbid.

”Dengan adanya tambahan 78 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 51 tambahan sembuh baru, dan tiga kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif
Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (13/02/2021) sebanyak 8.612 orang, dengan perincian 7.013 orang sudah sembuh, 366 meninggal dunia, serta 1.233 orang masih positif,” kata Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan
Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Gita Ariadi dalam siaran persnya Sabtu malam.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 15.716 orang dengan perincian 613 orang (3,4%) masih dalam isolasi, 76 orang (0,5%) masih berstatus probable, 15.027 orang (96,1%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 56.226 orang, terdiri dari 3.837 orang (6,5%) masih dalam karantina dan 52.389 orang (93,5%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang
pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 110.120 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 493 orang (0,4%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 109.627 orang (99,6%).

Gita mengimbau bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat. ”Mari kita terus waspada terhadap penyebaran Covid-19, yakni dengan patuh dan taat menerapkan protokol Kesehatan. Selalu gunakan masker ketika beraktivitas diluar rumah, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan serta sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Kepada pengelola fasilitas publik, perkantoran dan pengelola tempat kegiatan usaha agar menyiapkan fasilitas
pencegahan Covid-19 serta secara berkala menghimbau untuk mematuhi protokol kesehatan,” imbaunya. (rl)