75 Peserta Ikuti Pelatihan Senam Perdana

Senam: Peserta yang ikut senam perdana dalam komunitas jantung sehat yang diselenggarakan Dispora Loteng (Cr-ap/radar lombok)

PRAYA – Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lombok Tengah, HL Muliawan mengaku, kalau pihaknya merencanakan akan membentuk komunitas jantung sehat.

Membentuk program tersebut, pihaknya telah memprogramkan pelatihan senam sehat yang diikuti oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Masyarakat (SKPM). “Hari ini merupakan hari (kemarin, Red) hari pertama dimulainya pelatihan senam sehat. Senam perdana ini diikuti oleh 75 peserta yang berasal dari masing-masing SKPM,” katanya, Senin (13/3).

Dalam senam ini, lima orang sudah ditunjuk sebagai instruktur atau pelatih yang berasal dari karyawan setempat. “Kita tidak melibatkan instruktur dari luar, namun dari Dispora sendiri karena dari 60 karyawan Dispora, semuanya sudah bisa senam,” ungkapnya.

[postingan number=3 tag=”loteng”]

Selanjutnya, pada pelatihan perdana ini, pihaknya telah menunjuk lima orang instruktur, satu laki-laki dan empat orang perempuan. “Lima orang kita sudah tunjuk sebagai instruktur, satu Laki laki dan empat perempuan,” sebutnya.

Kenapa pihaknya menunjuk lebih banyak perempuan sebagai instruktur, lanjut mantan Kabid Dikmen ini, sebab dilihat dari peserta yang diutus oleh masing-masing SKPM, ternyata lebih banyak perempuan dan bahkan perempuan semua. Sehingga untuk menyeimbangkan dan memperlancar program tersebut, pihaknya mengutus lebih banyak wanita sebagai instruktur. “Rata semua SKPM mengutus perempuan, makanya kita lebih banyak mengangkat instruktur dari kalangan kaum hawa,” ujarnya.

Ditanya apa dalam surat undangan itu harus perempuan yang diutus, HL Muliawan menyebutkan, kalau dalam surat tersebut tidak mencantumkan laki atau perempuan, namun berbadan sehat dan menarik. “Kami tidak pernah meminta yang diutus harus perempuan, namun berbadan sehat dan enak dipandang,” kilahnya.

Uji coba perdana program ini, akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari kemarin hingga Rabu mendatang. Selanjutnya nanti akan dilakukan pelatihan secara berkala minimal setiap hari Jumat juga akan diberikan pelatihan. “Untuk perdana ini kita terapkan 3 hari saja, selanjutnya nanti akan dilakukan satu kali seminggu, yang jatuh pada hari Jumat secara berkala,” bebernya.

Sebagai implementasi dari kegiatan ini, selain sebagai komunitas pihaknya juga merencanakan kedepan, senam ini akan dilombakan.  “Jika program ini lancar, saya akan bersurat ke Bupati agar senam ini dilombakan di masing-masing SKPM,” tutupnya. (cr-ap)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid