650 Alumni Unram Serbu Job Fair 2022

MELAMAR – Sejumlah alumni Universitas Mataram (Unram) dari berbagai fakultas mencari kerja memadati stand perusahaan yang mengikuti Job Fair yang berlangsung dua hari, Sabtu –Minggu tanggal 1-2 Oktober 2022. (RATNA / RADAR LOMBOK)

MATARAM – Universitas Mataram (Unram) menggelar Job Fair Perdana yang berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu – Minggu tanggal 1-2 Oktober 2022. Kegiatan Job Fair ini dalam rangka membuka peluang kerja bagi para fresh graduate dan alumni Unram, sekaligus mengurangi jumlah pengangguran yang ada di NTB.

Koordinator Unram Job Fair 2022, Chairul Ashgar Yasin mengatakan kegiatan Job Fair perdana ini bekerja sama dengan Disnakertrans Provinsi NTB dan Bursa Kerja Khusus (BKK) Unram. Dasar pelaksanaan kegiatan Job Fair Unram 2022 adalah masih monotonnya sumber-sumber pekerjaan seper jadi PNS, honorer dan lainnya.

“Unram sekali wisuda meluluskan sampai ribuan calon pekerja,” kata Chairul Ashgar Yasin, di sela-sela kegiatan Job Fair Unram 2022, di Auditorium M. Yusuf Abu Bakar Unram, Ahad (2/10).

Selama kegiatan berlangsung, Job Fair Unram diikuti oleh 25 perusahaan partisipan, baik yang ada di Provinsi NTB maupun luar daerah. Mulai dari hotel dan restoran, perbankan, rumah sakit, farmasi, finance, dan ritel modern hingga usaha industri lainnya.

Baca Juga :  16 Pelamar JPT Pratama Lulus Administrasi

“Perusahaan yang kita ajak, disesuaikan dengan Fakultas yang ada di Unram, nanti alumni ini bisa menempati posisi sesuai kebutuhan perusahaan atau disiplin ilmu mereka,” jelasnya.

Animo para alumni Unram untuk mencari pekerjaan ternyata sangat tinggi. Terbukti jumlah peserta yang mengikuti Job Fair perdana ini sudah melebihi target awal. Kedepan diharapkan lebih banyak perusahaan partisipan yang mengikuti Job Fair Unram selanjutnya.

“Karena keterbatasan anggaran, target kita pada Job Fair pertama 500 peserta. Tapi yang sudah daftar 659 orang alumni. Insyaallah kedepannya baru kita targetkan lebih besar lagi,” sebutnya.

Para peserta yang mendaftar, kemudian dipersilakan untuk memilih perusahaan mana yang diminati, sesuai dengan disiplin ilmu, kriteria yang dipersyaratkan, serta posisi yang dibutuhkan perusahaan. Job Fair ini termasuk dalam program IKU (Indikator Kinerja Utama), salah satunya adalah lulusan mendapat pekerjaan yang layak dan menempati berbagai posisi penting di perusahaan.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans NTB I Gede Putu Aryadi, mengatakan Job Fair adalah momen mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja (pencaker). Momen ini sangat penting karena menjadi jembatan penghubung antara dunia usaha dengan dunia pendidikan.

Baca Juga :  Wisatawan Asal Prancis Dominasi Pendakian di Rinjani

Dunia pendidikan menciptakan kader-kader tenaga kerja yang terampil, mempunyai kompetensi, dan mempunyai kemampuan di bidang profesional. Sementara dunia usaha menyediakan kesempatan kerja bagi para pencaker untuk bersama sama memajukan perusahaan.

“Job fair ini adalah media penghubung. Perusahaan akan mendapatkan calon pekerja yang sesuai kebutuhan dan pencaker bisa menentukan posisi yang sesuai dengan kompetensi dan bakatnya,” ujar Aryadi.

Ke depan kata Aryadi, kegiatan Job Fair wajib dilakukan oleh semua lembaga pendidikan tinggi, lembaga pendidikan vokasi dan juga lembaga pelatihan kerja yang ada di NTB. Dengan adanya job fair diharapkan terjalin koneksi antara ketersedian kompetensi angkatan kerja dengan kebutuhan dunia industri.

“Lembaga pendidikan tinggi, lembaga pendidikan vokasi dan juga lembaga pelatihan kerja yang ada di NTB bisa menyesuaikan kurikulum sesuai dengan kebutuhan dunia industri,” katanya. (cr-rat)

Komentar Anda