61 Hektare Lahan Gunung Rinjani Terbakar

61 Hektare Lahan Gunung Rinjani Terbakar
TERBAKAR : Kebakaran hebat terjadi di jalur pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani sejak Senin lalu (21/8). Namun api berhasil dipadamkan Selasa kemarin (22/8). (ist/)

SELONG – Kebakaran hebat kembali terjadi di Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Kebakaran yang berlangsung selama dua hari ini, menyebabkan sekitar 61 hektar lahan di jalur pendakian sekitar di Lendang Panas tidak jauh dari pos 3 Pelawangan Sembalun dilalap api. Kebakaran ini pertama kali diketahui oleh pendaki. Meski sempat berusaha melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya, namun tidak berhasil. Ini disebabkan karena api dengan begitu cepat menyambar ilalang dan pepohonan yang sudah mengering disertai dengan angin yang kencang. ‘’ Makanya para pendaki kemudian menelpon petugas di posko TNGR ‘’ ungkap Kapolsek Sembalun Iptu, I Made Sutama, saat dihubungi melalui via telpon , Selasa kemarin (22/8).

Dikatakan, dari pengakuan saksi , kebakaran diketahui pertama kali terjadi Senin lalu (21/8) sekitar pukul 18.00 Wita. Titik kebakaran berada di Pokso 3 tepatnya Lendang Panas yang merupakan jalur pendakian. Api ketika itu begitu cepat merambat lantaran angin yang kencang disetai pepohonan dan ilalang di sekitar yang sudah mulai mengering. ‘’ Sempat berusaha dilakukan pemadaman, tapi tidak berhasil, ” ungkapnya.

Dari laporan itu, tim gabungan langsung yang berjumlah 20 orang personel gabungan TNGR, Polsek Sembalun, porter dan guide serta masyarakat Sembalun bergerak naik ke lokasi tempat terjadinya kebakaran. Tim tiba di lokasi pada sekitar pukul 22.00 Wita. Mereka pun terus berupaya melakukan pemadaman. Karena medan yang cukup berat, mereka membutuhkan banyak waktu untuk bisa melakukan pemadaman. Api baru berhasil dipadamkan Selasa kemarin sekitar pukul 11.00 Wita. ‘’ Tapi kita berhasil melakukan pemadaman. Luas kebakaran lebih 60 hektar di sepanjang jalur pendakian. Sekarang tidak ada lagi apinya, semuanya sudah dipadamkan ‘’ terangnya.

Selain itu pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang berada di lokasi. Namun dari hasil pemeriksaan, mereka mengaku tidak mengatahui dari mana sumber api hingga menyebabkan terjadinya kebakaran.

‘’ Belum bisa kita simpulkan, soalnya saksi yang kita mintai keterangan mereka tidak melihat orang yang membakar. Jadi kita belum ketahui penyebabnya, apakah dari putung rokok atau karena sengaja dibakar ‘’ lanjut dia.

Selama ini tim gabungan baik itu dari TNI, kepolisian, maupun petugas TNGR setempat tetap rutin melakukan pengasawan untuk mencegah terjadinya kebakaran di kawasan TNGR. . Di waktu tertentu mereka selalu naik titik jalur pendakian untuk memantaun aktifitas para pendaki. ‘’ Kita tetap mengawasi sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran seperti ini,” jelasnya.

Terpisah Kepala Balai TNGR Sembalun Zainuddin dikonformasi juga membenarkan, terkait terjadinya kebakaran lahan di kawasan pendakian ke gunug Rinjani. Kebakaran ini diduga karena ada yang membuang putung rokok atau karena di sengaja. Namun api sepenuhnya telah berhasil di padamkan oleh tim gabungan.‘’ Sudah berhasil kita matikan. Luas kebakaran sekitar 60 hektar. Kebakaran pertama kali diketahui hari Senin. Kemudian dilaporkan ke kita,” singkatnya. (lie/lal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid