51.519 Jiwa Warga NTB Korban Narkoba

HM Amin (MUHAMMAD HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin mengungkapkan, sebanyak 1,5 persen warga NTB menjadi korban narkoba.

Hal ini diungkapkan Amin dalam sambutanya ketika menghadiri acara Deklarasi Anti Narkoba dan Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) oleh Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) NTB di Ponpes NU Al-Mansyuriniyah Ta’limushibiyin Bonder Praya Barat Lombok Tengah, kemarin (27/10). Menurut Amin, jika angka 1,5 persen tersebut kalau dikalkulasikan dengan jumlah warga NTB, maka 51.519 jiwa merupakan pengkonsumsi dan bandar barang haram jenis narkoba tersebut.

Mengatasi masalah tersebut, pihaknya mengajak semua elemen masyarakat, terutama santri untuk sama-sama saling bahu membahu dalam memberantas predaran narkoba yang semakin hari kian meresahkan. ‘’Narkoba merupakan musuh kita bersama, mari kita bergandengan tangan untuk memeranginya,” serunya.

Diungkapkan juga bahwa narkoba saat ini sudah masuk ke semua elemen masyarakat, tidak peduli dari orang kaya maupun miskin bahkan sudah masuk kepelosok desa. Kalau tetap dibiarkan malah akan merusak generasi muda harapan bangsa. ‘’Mari selamatkan generasi muda,” ajaknya lagi.

Untuk memerangi itu menurutnya tidak cukup dilakukan oleh pemerintah dan aparat keamanan namun perlu dukungan dari semua elemen masyarakat. Terutama kaum muda untuk tetap bersinergi bergandengan tangan menjadi garda terdepan. ‘’Ansor harus menjadi garda terdepan bersinergi dengan BNN untuk berjuang melawan narkoba,” instruksinya.

Diungkapkan juga bahwa narkoba secara perlahan bahkan musuh yang tidak terlalu nampak. Bahkan pejabat publik pun mampu dirasuki oleh barang haram tersebut. ‘’Dulu saya sambutan pas acara artis itu, malah selesai acara dia ditangkap,” sindirnya menyebut kasus Ketua Parfi Gatot Brajamusti yang ditangkap ketika acara di NTB beberapa bulan lalu. (cr-met)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid