5.812 Pelamar Ikuti Seleksi PPPK Guru di NTB

Syamsul Buhari (FAISAL HARIS/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Sebanyak 5.812 pelamar yang mendaftar untuk mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional Tenaga Guru di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB 2022.

Kepala Bidang Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Syamsul Buhari menyebutkan sampai batas waktu pendaftaran PPPK Guru di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB pada Minggu (13/11) lalu, tercatat sebanyak 5.812 pelamar yang mendaftar.

Rinciannya, prioritas 1 (P1) sebanyak 866 pelamar, prioritas 2 (P2) 21 pelamar, prioritas 3 (P3) 2.395 pelamar dan prioritas 4 (P4) sebanyak 2.530 pelamar. “Jadi total yang mendaftar sebanyak 2.530 pelamar sampai batas pendaftaran kemarin (Minggu,red),”ungkapnya saat dikonfirmasi Radar Lombok pada Senin (14/11).

Dalam rekrutmen PPPK Guru 2022, Pemprov NTB membuka lowongan sebanyak 3.412 formasi. Terdiri dari Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) sebanyak 29 formasi, Guru SMA 1.698 formasi dan Guru SMK sebanyak 1.685 formasi.

Baca Juga :  Aset Tersangka Kasus Benih Jagung Ditelusuri

Lebih lanjut, Samsul menyampaikan, berbasarkan hasil verifikasi yang dilakukan dari jumlah pelamar yang mendaftar tercatat sebanyak 5.439 pelamar telah dinyatakan lulus, 60 pelamar dinyatakan tidak lulus dan 313 pelamar belum dilakukan verifikasi.

“Jadi sekarang ini kami masih lakukan proses verifikasi untuk tahapan seleksi administrasi. Dan Insya Allah dalam minggu ini sudah bisa keluar pemberitahuan hasil verifikasi semua pelamar,” katanya.

Untuk pemberitahuan hasil verifikasi dalam proses tahapan seleksi administrasi, sambung Samsul, tidak diumumkan secara terbuka. Namun akan diberitahukan melalui melalui akun masing-masing pelamar.

“Kita tidak umumkan secara terbuka. Cukup kita sampaikan pemberitahuan lewat akun masing-masing pelamar, lulus atau tidak ditahap seleksi administrasi,” tambahnya.

Baca Juga :  Pengusaha Gratiskan Biaya Vaksin Karyawan

Dikatakan Samsul, selesai proses pemberitahuan hasil tahapan seleksi administrasi, maka akan dilanjutkan dengan tahapan selanjutnya. “Dan di pertengahan bulan November ini akan ada penilaian, oleh kepala sekolah, guru senior atau pengawasan bagi pelamar P2 dan P3,” katanya.

Setelah proses penilian dilakukan, lanjut Samsul, baru dilanjutkan oleh BKD dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD) Provinsi NTB untuk melakukan penilaian kembali sekaligus pembahasan dengan mensinkronisasi nilai yang disampaikan dari hasil penilian di sekolah.

“Tapi sebelum itu dilakukan, nanti akan ada pelatihan dulu terkait dengan mensinkronisasi nilai. Maka tanggal 16 November kita akan panggil kepala sekolah dan pengawas untuk dilatih yang di pulau Lombok. Untuk dipulau Sumbawa tanggal 19 November 2022,” pungkasnya. (sal)

Komentar Anda