5.018 Guru Honorer Diusulkan untuk I Seleksi P3K

Syamsul Bahri (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Badan Kepegawian Daerah (BKD) Provinsi NTB mengusulkan 5.018 guru se-NTB untuk mendapatkan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun 2021.

Kepala Bidang Informasi BKD NTB Syamsul Bahri menyebut telah mengusulkan 5.018 formasi guru untuk semua jenjang, baik SMA, SMP, SD sederajat yang ada di NTB.

“Formasi yang kami usulkan sebanyak 5.018 guru mengacu pada data kebutuhan dan Data Pokok Pendidikan (Dapodik),” kata Syamsul Bahri kepada Radar Lombok kemarin.

Menurutnya, sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendkibud) RI Naidem Makarim untuk mengusulkan kebutuhan 1 juta guru se-Indonesia.

“Kita sesuaikan dengan kebutuhan,” ucapnya.

Dikatakannya, usulan pengajuan rekrutmen guru untuk P3K ini bisa bertambah dan bisa saja berkurang. Hal itu, setelah dilakukan verifikasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan juga akan disesuaikan dengan kebutuhan. Sementara itu, untuk usulan dari kabupaten/kota, hingga saat ini belum memperoleh data, mungkin karena masih dalam proses validasi data.

“Kami diberikan tenggat waktu sampai 31 Desember 2020 untuk menyelesaikan usulan formasi CPNS dan P3K tahun anggaran 2021,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Dikbud Provinsi NTB, Jaka Wahyana mengaakan slot yang tersedia sementara sebanyak 5.018 orang untuk formasi guru. Bahkan sampai saat ini masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari pemerintah pusat terkait penerima guru P3K.

“Kami masih menunggu juknis dari pusat,’’ ucapnya

Untuk diketahui, usulan Dikbud NTB jenjang SMA, SMK dan SLB di masing-masing kabupaten/kota di NTB, yakni Kota Mataram 372 guru, Lombok Barat 339, Loteng 363, Lotim 568, KLU 167, Sumbawa 349, KSB 86, Dompu 233, Bima 481, Kota Bima 481. Sedangkan untuk SLB, 255.

“Ini sudah kita usulkan dan datanya ada di BKD,” imbuhnya. (adi)