43 Kasus Positif Baru, Didominasi dari KSB

Data perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 3 Januari 2021

MATARAM – Kasus baru positif Covid-19 di Provinsi NTB terus bertambah. Angka kasus baru positif harian cukup tinggi.

Data Gugus Tugas Provinsi NTB, terdapt 43 kasus baru positif pada hari Minggu (3/1/2021). Data ini didapatkan setelah pemeriksaan di Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat dan
Laboratorium TCM RSUD Dompu sebanyak 183 sampel. Hasilnya 139 sampel negatif, satu sampel positif ulangan dan 43 sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus baru positif tersebut, yaitu dari Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ada 20 kasus, Kota Mataram tiga kasus, Sumbawa 18 kasus dan Kota Bima dua kasus.

Pada hari yang sama terdapat 27 tambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19. Rincinnya, dari Lombok Timur dua orang, KSB empat orang dan Kota Mataram 15 orang. Lalu dari Lombok Barat tiga orang,Lombok Tengah dua orang dan dari luar NTB satu orang. Terdapat juga dua kasus kematian baru, yaitu:
pasien nomor 5712 atas nama D, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Desa Gapit, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa.Pasien memiliki penyakit komorbid dan dilakukan tatalaksana Covid-19. Satu lagi pasien nomor 5826 atas nama N, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid dan dilakukan tatalaksana Covid-19. ”Dengan adanya tambahan 43 kasus baru terkonfirmasi positif, 27 tambahan sembuh baru, dan 2 (dua) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (03/01/2021) sebanyak 5.848 orang, dengan perincian 4.790 orang sudah sembuh, 292 meninggal dunia, serta 766 rang masih positif,” jelas Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Gita Ariadi dalam siaran persnya Minggu malam.

Hingga rilis ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 14.308 orang dengan
perincian 318 orang (2,2%) masih dalam isolasi, 63 orang (0,4%) masih berstatus probable, 13.927 orang (97,3%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 45.336 orang, terdiri dari 2.262 orang (5%) masih dalam karantina dan 43.074 orang (95%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 108.512 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 2.446 orang (2,3%), dan yang selesai menjalani
masa karantina 14 hari sebanyak 106.066 orang (97,7%).

Gita mengimbay masyarakat untuk tetap menjaga kekompakan dan selalu disiplin
menerapkan protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19. Mari kita saling menjaga dan mengingatkan untuk memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan, sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. ” Keselamatan setiap individu dalam masa pendemi ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Oleh karenanya, mari kita tetap waspada, terlebih dengan meningkatnya jumlah kasus terkonfirmasi positif dalam beberapa waktu terakhir ini,” imbaunya.(rl)