405 Peserta akan Ikuti Tes SKB

LOKASI TES: Inilah yang akan menjadi lokasi tes CPNS di Lombok Tengah. (M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos seleksi kompetensi dasar (SKD) pada 11-21 September lalu akan mengikuti tahapan selanjutnya untuk seleksi kompetensi bidang (SKB).

Di mana hasil SKD sebelumnya diketahui ada sekitar 405 peserta yang dinyatakan lolos. Otomatis, mereka berhak mengikuti tahapan selanjutnya untuk SKB yang akan berlangsung pada 22-23 November ini. Namun, karena situasi masih pandemi Covid-19, maka tes akan dilakukan secara ketat dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penularan Covid-19.

Kepala BKPP Lombok Tengah, Lalu Wardihan Supriadi mengatakan, pihaknya masih fokus mempersiapkan lokasi tes SKB menyusul keluarnya jadwal resmi. Kemungkinan akan menggunakan lokasi tes SKD sebelumnya. Mengingat, pada tes SKD sebelumnya berjalan aman dan lancar tanpa kendala. “Insyaallah kita siap untuk melaksanakan seleksi kompetensi bidang pada 22-23 November mendatang,” ungkap Lalu Wardihan Supriadi kepada Radar Lombok, Selasa (16/11).

BACA JUGA :  Telantarkan CTKI, Tekong Dipolisikan

Wardihan mengaku, pihaknya sudah menyediakan setidaknya 60 komputer untuk tes SKB. Teknisnya, setiap hari akan dibagi menjadi empat sesi. Setiap sesi berisi 55 orang, sementara sisa komputer yang lima ini disediakan untuk antisipasi peserta khusus sekiranya dinyatakan memiliki gelaja Covid-19. “Kita optimis bahwa SKB akan bisa berjalan dengan aman dan lancar,” tegasnya.

Wardihan juga mengulas, untuk SKD ada 3.678 peserta yang sebelumnya dinyatakan lolos seleksi administrasi, baru kemudian mengikuti SKD. Untuk SKD sebelumnya, BKPP melakukan tes empat sesi dalam sehari. Meski pada pelaksanaanya tidak semua peserta yang lolos administrasi mengikuti SKD saat itu. “Tapi dulu tidak semua yang hadir dan sekarang yang lolos SKD ada 405 dan bisa mengikuti SKB,” ulasnya.

BACA JUGA :  TMS, Amir Ali Langsung Terpental

Lebih jauh disampaikan, bagi CPNS yang akan mengikuti SKB pada 22-23 November yang jumlahnya mencapai 405 ini. Maka harus menyiapkan berbagai persyaratan tidak jauh berbeda dengan SKD yang lalu. Termasuk melakukan rapid antigen. “Syarat wajib rapid test antigen secara gratis, menggunakan masker, menjaga jarak, cuci tangan dengan sabun. Kepada peserta agar menyiapkan diri dan semoga sukses,” ucapnya. (met)