400 Tenaga Medis Disiapkan Sukseskan WorldSBK

MENINJAU: Direktur RSUD Provinsi NTB, dr H Lalu Herman Mahaputra saat mendampingi Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah saat memastikan medical center di lingkungan Sirkuit Mandalika belum lama ini. (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Tidak lama lagi, dua event besar internasional akan diselenggarakan di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah. Yakni kejuaraan balap motor Asia Talent Cup 2021 pada 12-14 November dan World Superbike (WorldSBK) pada 19-21 Nobember mendatang.

Untuk mendukung gelaran event internasional tersebut, Direktur RSUD Provinsi NTB, dr H Lalu Herman Mahaputra mengatakan, telah menyiapkan tenaga medis yang nanti akan bertugas melayanan pelayanan kesehatan dalam gelaran event tersebut. “Kita sudah siapkan 400 tenaga medis yang akan bertugas nanti,” ujarnya, kemarin.

dr Jack, sapaan akrab mantan Direktur RSUD Kota Mataram ini merincikan, dari jumlah tenaga medis yang sudah disiapkan tersebut nanti akan dibagi. Ada yang bertugas di lokasi venue sebanyak 100 orang. Kemudian ada yang bertugas di luar sebanyak 200 orang dan 100 orang yang nanti akan mem-back up. “Jadi totalnya 400 orang, dan semua kita gabung ada doktor spesialis maupun tenaga medis lainnya,” katanya.

Apakah ada dokter spesialis yang diperbantukan dari luar? Kata dr Jack, nanti akan ada kalaborasi bersama MBM. Namun jumlah yang akan dipersiapkan khusus dari tenaga medis dari NTB hanya 400 orang. “Jadi yang 400 orang itu dari kita saja. Kalau yang dari luar nanti akan ada kalaborasi bersama MBM,” terangnya.

dr Jack juga menegaskan, dari jumlah  tenaga medis tentu berkalaborasi dengan pihak rumah sakit yang ada di pulau Lombok, baik dari RSUD Kota Mataram, RSUD Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara. “Dan rumah sakit swasta kita libatkan semua. Jadi kita buat satu tim yang memang benar-benar harus profesional dan mempuni,” pungkasnya.

BACA JUGA :  419 Pelamar CPNS Pemprov NTB, 69 Dinyatakan TMS

Di sisi lain, dr Jack juga menegaskan, untuk mendukung gelaran event berstantar internasional yang baru kali ini akan digelar di NTB, pihaknya juga terus berupaya mempercepatan capian vaksinasi. Sehingga di seluruh wilayah pulau Lombok pada khususnya agar sebelum WorldSBK telah tuntas dilakukan vaksinasi 70 persen sesuai terget pemerintah pusat sebagai salah satu syarat untuk dapat mengelar WorldSBK. “Alhamdulilah di Lombok Tengah dalam 15 hari kita kerja malah sudah melewati terget, lebih dari 70 persen yang hampir 90 persen,” bebernya.

Meski dalam laporan secara online capaian vaksinasi di Lombok Tengah masih di bawah 70 persen, sambung dr Jack, hal tersebut disebabkan ada data picker untuk dimasukkan ke aplikasi secara online orang yang sudah divaksin dan ada data manual. “Nanti data manual akan menyusul data picker dan kita sekarang ini terus bekerja. Baik dari tim batalion TNI, Polri dan dari tim RSUD Provinsi terus bergerak jadi saya yakin masuk semua data menualnya,” jelasnya.

Bahkan dr Jack menargetkan data menual dapat masuk ke data picker paling lambat tiga sampai empat hari semuanya. Kemudian pihaknya akan bergeser ke daerah lain seperti di Lombok Barat. Karena Lombok Utara sudah tembus, begitu juga Kota Mataram. Hanya Lombok Timur dan Lombok Barat saja yang belum. “Tapi untuk Lombok Barat dua minggu ke depan sudah dapat kita selesaikan, kemudian kita akan bergeser ke Lombok Timur,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Sejumlah Ormas Tolak Patung Jokowi Terpasang di Mandalika

Terlebih saat ini, kata dr Jack, pasokan vaksin sudah lain lancar dikirim pemerintah pusat. Meski sebelumnya sempat menjadi hambatan dalam percepatan vaksinasi. “Untuk sementara ini lancar (vaksin) karena memang kita juga sedang persiapkan untuk (penyutikan) dosis kedua,” tambahnya.

Karena dari permintaan dosis vaksin beberapa waktu lalu yang mencapai 1,2 juta sudah didatangkan sekitar 700 juta lebih. “Jadi setengahnya sudah datang dan kita juga sedang minta untuk didroping vaksinnya. Tapi alhamdulillah berkat TNI Polri kita dalam waktu hanya waktu 15 hari kita gempur Lombok Tengah untuk selesaikan 70 persen malah melebihi terget,” ucapnya.

Dengan begitu, dr Jack memastikan bahwa gelaran WorldSBK pasti terselenggara. Begitu juga dengan event Asia Talent Cup 2021 yang rencana akan digelar pada 12-14 November. “Jadi banyak eventnya yang akan diselenggarakan. Dari Asia Talent, WSBK baru motoGP dan RSUD Provinsi yang akan tangani semua untuk layanan kesehatan,” tutupnya. (sal/adv)