29.922 RTG di Lotim Tuntas Dibangun

HM. Juaini Taofik (M. Gazali/Radar Lombok)

SELONG – Bencana gempa yang terjadi di tahun 2018 dan 2019  telah menyebabkan sebanyak 30.031  rumah rusak di Lombok Timur. Kerusakan terparah terjadi di Kecamatan Sembalun, Sambelia, Labuhan Lombok dan wilayah bagian utara Lotim. Sebagian besar warga yang terkena dampak telah dibangunkan Rumah Tahan Gempa (RTG). Berdasarkan data  Pemkab Lotim tercatat sebanyak 29.922 RTG  yang telah tuntas dibangun.”Yang sudah terbangun dan dibayar sebanyak 29.922 unit RTG. Dan sekarang menyisakan 109 unit,” kata Sekda Lotim HM. Juaini Taofik kemarin.

BACA JUGA :  Sabana Sembalun Terbakar

Sisa 109 unit rumah warga yang belum terbangun itu akan diupayakan bisa tertangani melalui dana rehab rekon tahun 2022 mendatang. Minggu-minggu Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) akan turun melakukan review terhadap penanganan rumah yang rusak akibat gempa.”Dengan demikian maka 100 persen rumah yang terkena dampak bencana gempa ini semuanya tuntas terbangun,” harap Taofik.

BACA JUGA :  Kecamatan Selong Juara Umum MTQ

Ia menambahkan,  pembangunan RTG di Lotim terbilang sangat baik dibandingkan dengan kabupaten lainnya. Bahkan Lotim diklaim terbaik kedua setelah Kota Mataram. Tapi jika dilihat dari dampak kerusakan, jumlah rumah yang rusak di  Mataram dan kabupaten lainnya  tidak seberapa dibandingkan dengan Lotim.” Berkaitan dengan pembangunan RTG ini kita hanya sebagai pelaksana dan diberikan mandat oleh BNPB. RTG  yang sudah terbangun ini telah diterima dengan baik oleh BNPB,” tutup Taofik.(lie)