23 Kasus Positif Baru, Enam Pasien Meninggal

Data perkembangan Covuid-19 di NTB tanggal 7 Juli 2020
Data perkembangan Covuid-19 di NTB tanggal 7 Juli 2020

MATARAM--Penambahan kasus positif Covid-19 di Provinsi NTB masih didominasi dari daerah zona merah yakni Kota Mataram dan Lombok Barat.

 Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB  Selasa (7/7) terdapat 23 pasien positif baru. Tambahan kasus baru positif itu dari Kota Mataram 11 orang, Lombok Barat empat orang, Lombok Timur satu orang, Kabupaten Sumbawa dua orang dan Kota Bima lima orang. Pada hari yang sama terdapat enam kasus kematian. Semuanya berasal dari Kota Mataram. Mereka yakni pasien  nomor 1353 atas nama  S, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.  Pasien nomor 1365 atas nama  RTN, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.  Pasien nomor 1392 atas nama  MA, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 1410 atas nama   NNW, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien nomor 1411 atas nama  IGKM, laki-laki, usia 78 tahun, penduduk Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.  Terakhir pasien nomor 1412 atas nama  BA, perempuan, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Semua  pasien ini memiliki penyakit komorbid.

  Pada hari yang sama juga terdapat 23 orang pasien sembuh setelah melalui tahapan uji swab dua kali negatif. Mereka yakni 17 orang dari Kota Mataram, Lombok Barat empat orang,Sumbawa satu orang dan luar NTB satu orang. “Dengan adanya tambahan 23 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 23 tambahan sembuh baru, dan enam  kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Selasa (7/7) sebanyak 1.414 orang, dengan perincian 914 orang sudah sembuh, 74 meninggal dunia, serta 426 orang masih positif dan dalam keadaan baik,”terang Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi.

 Sementara itu, sehari sebelumnya terdapat terdapat dua orang bayi berusia lima hari dan tiga hari positif Covid-19. Keduanya  Pasien nomor 1378 atas nama N, perempuan, usia 5 hari, penduduk Kelurahan Dasan Agung Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik. Lalu pasien nomor 1391 atas nama M, perempuan, usia 3 hari, penduduk Desa Lembahsari, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik. Bayi yang terkonfirmasi positif ini merupakan dua dari 30 kasus terkonfirmasi positif baru Covid-19.  Kasus baru positif masih didominasi pasien asal Kota Mataram sebanyak 17 orang satu diantaranya meninggal dunia. Lombok Barat sebanyak tujuh orang, Lombok Timur empat orang, Lombok Tengah satu orang dan satu orang tambahan dari luar Provinsi NTB.

 Gita menjalaskan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2.073 orang dengan perincian 398 orang (19%) PDP masih dalam pengawasan, 1.675 orang (81%) PDP selesai pengawasan/sembuh. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 6.779 orang, terdiri dari 253 orang (4%) masih dalam pemantauan dan 6.526 orang (96%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 11.496 orang, terdiri dari 1.069 orang (9%) masih dalam pemantauan dan 10.427 orang (91%) selesai pemantauan. “Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 66.632 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.576 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 65.056 orang (98%),”jelasnya.(rl)