23 Balon DPD RI Sudah Mendaftar ke KPU NTB

BALON DPD: Muhammad Rifky Farabi, putra TGB HM Zainul Majdi, ketika mendaftar ke KPU Provinsi NTB, sebagai calon DPD RI. (AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Hingga hari ke-14 masa pendaftaran, atau hari terakhir, sekitar pukul 22.00 Wita, tercatat ada sebanyak 23 bakal calon (Balon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, yang telah mendaftar ke KPU Provinsi NTB, Minggu (14/5).

Dari sebelumnya sebanyak 24 Balon DPD yang dinyatakan memenuhi syarat dukungan, masih terdapat 1 Balon DPD yang belum mendaftar. Sementara pendaftaran akan ditutup pada pukul 24.00 Wita.

“Balon DPD atas nama Nurdin Ranggabarani telah mendaftar hari terakhir pukul 16.00 Wita. Sedangkan Balon DPD atas nama Zainy Arony belum ada konfirmasi waktu mendaftar,” kata Ketua KPU Provinsi NTB, Suhardi Soud.

Dia kemudian membeberkan, 23 Balon DPD yang telah mendaftar tersebut, yakni Achmad Sukisman Azmy, Ahmad Turmuzi, Evi Apita Maya, TGH Ibnu Halil, Jamhari Latif, Lalu Gede Muhammad Ali Wirasakti Amir Murni, Lalu Rudy Irham Srigede, Lalu Suhaimi Ismy, Maskahyangan, Maureen Grace Wenas, Mirah Midadan Fahmid, Muhammad Rifki Farabi, Muhaimin Yahya Mutawalli, Muhir, Mulyadi, Musa Shofiandy, Nurhaidah, Ridwan Hidayat, Sa’adatul Hayati Putri, Sabolah, Subuhunnuri, dan Tauhid Rifa’i, serta Nurdin Ranggabarani.

Salah satu Balon DPD, Muhammad Rifky Faraby, yang juga putra TGB HM Zainul Majdi, mendaftar pada Jumat (12/5) lalu. Kepada media, Rifky mengatakan bahwa keputusan dirinya maju mencalonkan diri sebagai Balon DPD RI, sebagai bentuk ingin memperluas ruang pengkhidmatan kepada umat. “Kita ingin berkhimat diruang umat yang lebih luas,” ucap Ketua Umum Pemuda NWDI tersebut.

Baca Juga :  Jalur Pusuk Dibuka Kembali

Menurutnya, sebagai generasi dari kalangan muda atau milineal, tidak perlu ragu dan khawatir untuk terjun ke dunia politik. Bahkan menurutnya, generasi muda atau milineal harus ikut berkontribusi dan berpartisipasi di politik.

Dengan berkontribusi dan berpartisipasi di politik, generasi muda bisa memberikan kebermanfaatan secara lebih luas. “Dengan niat baik dan tekad kuat, semoga ruang perjuangan dan pengabdian di politik dimudahkan,” ucapnya.

Menurutnya, wakil rakyat itu mesti memiliki pandangan yang luas. Bagaimana melihat Islam dan Indonesia. “Kami di NWDI memegang asas bahwa keislaman dan keindonesiaan itu dalam satu tarikan nafas,” ungkapnya.

Disinggung kenapa Farabi tidak mengikuti jejak ayahanda, TGB yang bergabung di Partai Perindo, dan memulai karir politik dengan mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI Dapil NTB. Rifky mengatakan, apapun ruang perkhidmatan itu, apakah DPD, DPR, DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota sama saja. “Yang terpenting bagaimana kita memberikan kemanfaatan dan kemaslaharan bagi umat,” terangnya.

Dengan ditopang dan didukung Ormas NWDI dan kalangan muda atau milineal, Rifky yakin akan bisa memperoleh raihan suara yang maksimal dalam Pileg 2024.

Baca Juga :  Paket Sukiman – Suhaili Didesak Segera Deklarasi

Meski menurutnya, tujuan bukan semata-semata mencari raihan suara. Tapi bagaimana melalui proses pemilu ini dengan baik. “Kita optimis akan bisa memberikan pengkhidmatan di DPD,” tandasnya.

Sementara itu, Balon DPD lainnya, Sabolah, mendaftar Sabtu (13/5) lalu. Usai mendaftar, mantan Sekjen PB PMII itu mengatakan, sebagai representasi anak muda dan milenial yang ikut berkontestasi, maka tentu sasaran utamanya adalah merebut suara anak-anak muda.

Menurutnya, ke depan anak muda dan generasi milenial harus memiliki keterwakilan di DPD RI. Sebab, mereka memiliki jumlah suara yang sangat besar pada Pemilu 2024. “Suara anak muda dan milenial sangat besar. Jadi aneh ketika tidak memiliki keterwakilan,” ujarnya.

Untuk mewujudkan itu, kata dia, maka generasi muda dan kaum millenial harus bersatu. Harus mulai dikonsolidasikan dan mengajak para milenial untuk memilih keterwakilan segmennya.

Sebab itu, dirinya mengajak para generasi muda NTB untuk kolaborasi, saling support dan berkontribusi demi kemajuan pembangunan. “Saya tampil untuk memulai dan mengambil peran, serta siap menerima amanah itu,” lugasnya. (yan)

Komentar Anda