21 Kasus Baru Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

UPDATE : Data Perkembangan Covid-19 di Provinsi NTB tanggal 3 Agustus 2020.
UPDATE : Data Perkembangan Covid-19 di Provinsi NTB tanggal 3 Agustus 2020.

 MATARAM — Laju penambahan Kasus baru positif Covid-19 di Provinsi NTB masih lebih tinggi dari angka kesembuhan pasien.

   Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB pada Senin (3/8)  terdapat sebanyak 21 orang  positif baru. Sedangkan pasien sembuh tercatat hanya 11 orang. Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi mengatakan,dari pemeriksaan 132 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram, Laboratorium TCM RSUD H.L Manambai Abdulkadir, dan Laboratorium TCM RSUD Praya terdapat 109 sampel negatif, dua sampel positif ulangan, dan 21 sampel kasus baru positif Covid-19.  Dari angka 21 orang tambahan kasus baru positif masih didominasi pasien asal Kota Mataram sebanyak tujuh orang, disusul Lombok Utara lima orang, Lombok Tengah empat orang, Lombok Barat dan Kota Bima masing-masing dua orang dan Kabupaten Bima hanya satu orang.

   Sementaran tambahan 11 pasien sembuh dari Covid-19 terdapat dari Kota Mataram dua orang, Lombok Barat satu orang, Lombok Timur tujuh orang, dan Kabupaten Sumbawa satu orang.  Sedangkan tambahan dua kasus baru meninggal dunia merupakan pasien asal Kota Mataram. Salah satunya pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 14 Juli 2020 lalu yakni pasien nomor 1612 atas nama R, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Selatan Baru, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien sempat dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi NTB. Lalu satu orang kasus baru terkonfirmasi positif yakni pasien nomor 2156 atas nama  IWR, laki-laki, usia 74 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. “Dengan adanya tambahan 21 kasus baru terkonfirmasi positif, 11 tambahan sembuh baru, dan dua kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (3/8/2020) sebanyak 2.171 orang, dengan perincian 1.336 orang sudah sembuh, 121 meninggal dunia, serta 714 orang masih positif dan dalam keadaan baik,” ujarnya melalui press release yang diterima radarlombok.co.id, Senin malam (3/8/2020).

 Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 9.943 orang dengan perincian 315 orang (3%) masih dalam isolasi, 479 orang (5%) masih berstatus probable, 9.149 orang (92%) sudah discarded. Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 16.881 orang, terdiri dari 2.046 orang (12%) masih dalam pemantauan dan 14.835 orang (88%) selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 70.587 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.123 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 69.464 orang (98%).

 Disampaikan juga imbauan kepada masyarakat untuk mulai membudayakan pola hidup “Nurut Tatanan Baru”,yakni dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam setiap aktifitas, agar tetap aman danproduktif ditengah pandemi Covid-19. Lebih baik mencegah dari pada mengobati, terlebih hingga saat ini vaksin dan obat untuk Covid-19 belumditemukan dan masih dalamproses uji coba. “Karena itu, mari kita disiplin menggunakan masker, jaga jarak dan hindari kerumunan, rajin cuci tangan pakai sabun dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Protokol kesehatan ini merupakan langkah pencegahan yang paling efektif untuk menghindari resiko terpapar Covid-19,”imbaunya. (Sal).

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaWisatawan Mulai Berdatangan ke Gili
Berita berikutnyaTidak Disiplin Pakai Masker di Tempat Umum, Bisa Didenda Rp 500 Ribu