2017, Targetkan 1 Juta Kunjungan Wisatawan

WISATAWAN : Tahun ini Pemerintah KLU menargetkan angka kunjungan wisatawan 1 juta orang. Nampak kunjungan wisatawan yang datang pada pelaksanaan akhir tahun kemarin (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lombok Utara pada tahun ini menargetkan angka kunjungan wisatawan mencapai 1 juta orang.

Disbudpar meyakini target ini  akan bisa tercapai. Karena, pada tahun ini pendataan angka kunjungan tidak akan fokus pada tiga gili saja, melainkan juga sejumlah objek wisata lainnya.

“Pada tahun 2017, kita menargetkan 1 juta angka kunjungan wisatawan. Dari target ini insya Allah akan bisa tercapai, sebab kita tidak akan fokus ke tiga gili saja,” kata Plt Kepala Disbudpar Lombok Utara Baiq Prita Sutiati, Rabu kemarin (11/1).

Untuk mengejar tersebut, saat ini pihaknya tengah   merencanakan pendataan angka kunjungan wisatawan yang tidak menginap juga. Sebab, selama ini pihaknya hanya mendata angka kunjungan wisatawan yang menginap seperti tahun lalu. Target angka kunjungan wisatawan yang menginap 750 ribu yang bisa tercapai 600 ribu lebih. Jika melihat angka pelancong yang tidak menginap, justru melampui target tersebut. “Banyak para turis yang datang dari Bali ke Gili Trawangan, mereka langsung pulang. Dan kita untuk data yang tidak menginap ini belum punya. Nah, itu yang akan digarap juga,” terangnya.

[postingan number=3 tag=”wisata”]

Selain itu, pihaknya juga tidak akan fokus terhadap tiga gili saja. Pihaknya juga akan fokus kepada objek wisata lainnya  dengan penambahan faslitas dan perbaikan infrastruktur  seperti di air terjun Senaru, air terjun Tiu Teja, Kerujuk, Kertagangga dan rumah adat  di Gumantar. “Apalagi, Lombok Utara saat ini lagi booming,” tandasnya.

Dalam hal promosi ke luar daerah, lanjut Sekretaris Disbudpar ini, nanti akan dibantu promosi oleh dispar provinsi. “Banyak promosi yang dibantu provinsi. Karena, obyjk wisata Lombok Utara lagi booming. Sedangkan di daerah hanya promosi di even-event saja, karena anggaran promosi hanya Rp 300 juta,” sebutnya.

Dari target angka kunjungan wisatawan ini, pihaknya memiliki target pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 1 miliar. Target ini sendiri ada kenaikan Rp 400 juta dibandingkan tahun kemarin sebesar Rp 600 juta. Karena itu, pihaknya hanya mengharapkan karcis masuk ke pantai dan penyeberangan saja. “Target ini akan bisa tercapai,” katanya optimis.(flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid