200 Vila dan Clubhouse Dibangun di Perbukitan Torok Lombok

Gubernur NTB Dr Zul saat menerima manajemen PT Lombok Torok Development di ruang kerjanya, Kamis (3/2/2022).

MATARAM–Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mendukung investasi PT Lombok Torok Development di Perbukitan Pantai Torok, Lombok Tengah.

“Pemerintah daerah mendukung investasi di kawasan ini. Kita akan membantu dan memfasilitasi apa yang dibutuhkan agar berkembang,” ujar Dr Zul saat menerima manajemen PT Lombok Torok Development di ruang kerjanya, Kamis (3/2/2022).

Bang Zul, sapaan akrabnya berharap kawasan wisata baru, Pantai Torok di daerah Torok Aik Belek, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah ini ke depannya akan dapat berkembang dengan pesat.

Senada dengan Gubernur, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTB, Ir H Mohammad Rum, menyatakan selain soal perizinan dan infrastruktur pendukung seperti akses jalan, ia yakin masyarakat setempat juga akan mendukung kegiatan investasi ini, karena nilai ekonominya.

BACA JUGA :  Jelang MotoGP Maret 2022, Pengurus MGPA Berganti

“Investasi di Torok ini rencana akan membangun 200 vila dan clubhouse premium di lahan perbukitan di atas Pantai Torok. Yang sekarang on going sudah 27 vila tahun ini yang nilainya bisa sampai dua triliun,” jelas Rum.

Pantai Torok adalah gugusan pantai selatan Lombok Tengah yang dikenal memiliki zona pantai lebar dan luas seperti Selong Belanak dan Pantai Serangan. Selain pemandangan, kawasan yang belum terjamah industri pariwisata ini diharapkan dapat dipertahankan keaslian dan keasriannya.

BACA JUGA :  Lobi di Abu Dhabi, Pihak Formula 1 Antusias dengan Sirkuit Mandalika

“Kami memang menginginkan kawasan yang masih alami. Potensinya dalam sepuluh tahun ke depan sangat menjanjikan,” sebut Daniel Franklin, President Director Samara Lombok.

Sebagai tujuan wisata, kawasan Pantai Torok berjarak 30 menit ke KEK Mandalika dan 30 kilometer dari BIZAM.

Ia juga memastikan investasi ini akan melibatkan banyak masyarakat lokal dan tenaga kerja hingga tenaga ahli lokal yang akan dibina langsung.

Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB dan manajemen PT Lombok Torok Development (SAMARA), Assistant GM, Perry A Tehusalawany, Senior Ops Manager, Hanny Zulfina dan Legal Compliance Manager, Dwika Rindang. (Diskominfotik/RL)