2 Kg Sabu-Sabu Asal Malaysia Gagal Beredar

Dir Resnarkoba Polda NTB, Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma menunjukkan barang bukti sabu yang disita dari pelaku, Jumat (17/12). (DERY HARJAN/RADAR LOMBOK)

MATARAM– Penyelundupan narkoba ke NTB jelang Natal dan Tahun Baru semakin masif.

Setelah upaya peredaran 1 kg sabu dan 2 kg ganja berhasil digagalkan pekan lalu, kali ini ada 2 kg sabu yang kembali berhasil digagalkan Tim Opsnal Dit Resnarkoba Polda NTB. Direktur Resnarkoba Polda NTB, Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma mengatakan bahwa pengungkapan ini adalah hasil pengembangan dari tertangkapnya MH di jalan sekitar Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat pada Minggu (12/12).

Dari MH tim mendapati barang bukti sabu seberat 105,17 gram sabu.
Setelah diinterogasi asal barangnya, MH mengaku bahwa itu didapat dari DV alias David (32 tahun) yang juga warga Gunungsari.

Tim kemudian langsung memburu DV. Namun DV ternyata cukup lihai bersembunyi. DV baru tertangkap pada Kamis (16/13) di sekitar Kuta, Kabupaten Lombok Tengah. Saat digeledah barang bukti narkotika tidak ada padanya. Petugas hanya mendapati HP dan uang RP 400 ribu.

BACA JUGA :  Regulator Motorsport Cek Sirkuit Mandalika

Setelah diinterogasi pelaku mengaku bahwa barangnya ia titip pada seseorang berinisial AK alias Arif (35 tahun) warga Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Petugas kemudian bergerak ke sana.

Berbekal HP milik DV, petugas pun memancing AK keluar membawa barangnya. Sekitar pukul 20.00 Wita, AK pun keluar dengan membawa barang milik DV. Setelah diperiksa ternyata isinya adalah sabu seberat 2 Kg. “Barang tersebut dimasukkan ke dalam karung dan kemasan kopi, “kata Helmi Jumat (17/12).

BACA JUGA :  Empat Guru Besar Ramaikan Pemilihan Rektor Unram

AK dan DV selanjutnya diamankan ke Dit Resnarkoba Polda NTB dan menjalani pemeriksaan. Hasil pemeriksaan sementara terungkap bahwa barang tersebut dibeli dari Malaysia. “Jaringannya ini masih kita kembangkan,”bebernya.

Kasubdit II Dit Resnarkoba Polda NTB, Kompol Harjanto Saksono menambahkan bahwa DV bukan pemain baru. “Ia pemain lama dan sudah dijadikan TO (target operasi) sejak lama,”bebernya.

Selain 2 kg sabu yang ditemukan kali ini, ia menduga sudah ada barang lain yang sudah beredar. Sabu seberat 2 Kg ini diduga menang sengaja dipesan untuk stok malam Tahun Baru 2022.
“Barang ini rencananya diedarkan di seputar Mataram dan daerah lain di Lombok,”bebernya. (der)