19 Positif Baru, Delapan Sembuh dan Dua Meninggal

Update data Covid-19 di NTB tanggal 26 September 2020

MATARAM–Warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih lebih banyak dibandingkan dengan pasien dalam perawatan yang dinyatakan sembuh.

Data Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat terdapat 19 kasus baru positif Covid-19 pada Sabtu (26/9/2020). Kasus baru positif tersebut setelah pemeriksaan 179 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RSUD dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, dan Laboratorium TCM RSUD Dompu.Hasilnya 159 sampel negatif, satu sampel positif ulangan, dan 19 sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus baru positif tersebut, dari Kota Mataram enam orang, Lombok Barat satu orang, Lombok Tengah satu orang,Lombok Timur dua orang, Sumbawa Barat dua orang,Dompu dua orang,Kota Bima empat orang dan satu orang dari luar NTB.

Pada hari yang sama juga terdapat delapan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19. Rinciannya,dari Kota Mataram tiga orang,Lombok Barat dua orang,Lombok Timur satu orang dan Bima dua orang. Namun pada hari yang sama juga terdapat penambahan dua kasus kematian baru. Pasien nomor 3127 atas nama Y, perempuan, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Satu lagi pasien nomor 3262 atas nama SS, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Desa Bara, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Pasien memiliki penyakit komorbid. ”Dengan adanya tambahan 19 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 8 (delapan) tambahan sembuh baru, dan dua kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (26/9/2020) sebanyak 3.262 orang, dengan perincian 2.557 orang sudah sembuh, 194 meninggal dunia, serta 511 orang masih positif,” kata Sekretaris Daerah Selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas
Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Gita Ariadi dalam siaran persnya Sabtu malam.

Dikatakan Gita, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. ”Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran
virus Covid-19,” tambahnya.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 11.542 orang dengan perincian 343 orang (3%) masih dalam isolasi, 83 orang (1%) masih berstatus probable, 11.116 orang (96%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 24.320 orang, terdiri dari 2.003 orang (8%) masih dalam karantina dan 22.317 orang (92%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah
melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 76.971 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.007 orang (1%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 75.964 orang (99%).(rl)