19 Pejabat Lolos Pansel, Satu Pejabat TMS

19 Pejabat Lolos Pansel
PENUTUPAN: Para pejabat eselon III mulai menyerahkan berkas di hari terakhir pendaftaran lelang jabatan eselon II, Jumat kemarin (20/12).( SUDIR/RADAR LOMBOK)

Rebutkan Lima Jabatan Eselon II

MATARAM—Ada 20  pejabat eselon III yang menyerahkan berkas pendaftaran lelang jabatan eselon II di lingkup Pemkot Mataram. Dari 20 pejabat itu, ada satu pejabat yang tidak lulus, karena dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Sementara yang lulus ada 19 pejabat eselon III, yang nantinya akan memperebutkan lima posisi eselon II yang di Pansel.

Termasuk ada diantaranya beberapa pejabat eselon III yang kembali mengadu nasib, meski sebelumnya sudah beberapa kali mengikuti Pansel, dan belum beruntung menjadi kepala dinas (Kadis).

Sekda Kota Mataram, Dr H Effendi Eko Saswito selaku Ketua Pansel mengatakan, sesuai hasil rapat pleno serta verifikasi berkas, telah dinyatakan 19 pejabat yang lulus adminitrasi. Dan hari terakhir pendaftaran, kalangan pejabat sudah menyerahkan semua dokumennya. “Ada juga (pejabat) yang sudah beberapa kali ikut seleksi, kembali ikut mengadu nasib,” katanya, kepada Radar Lombok, Jumat kemarin (20/12).

Wajah-wajah lama pejabat eselon III tampak hadir di Sekretariat Pansel di Jalan Langko. Mereka terlihat optimis bisa terpilih dalam seleksi terbuka. Dimana sesuai hasil pengumuan nomor  08/pansel-JPTP/XII/2019, ada lima formasi eselon II yang di Pansel, yakni jabatan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPKB), diikuti lima orang ,yaitu Sudirman, Camat Selaparang, Suhartono Toemarin, Sekretaris  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlinduangan Anak,  H Turmuzi, Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Aulia Purnamasari, Kabid Pendataan Badan Keuangan Daerah, dan Muhammad Iswan, Kepala Bagian Umum Setwan DPRD Mataram.

Selanjutnya pada formasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), ada empat orang pejabat eselon III yang ikut, yakni Haris R Rasyid, Kabid Tata Lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup, M Nazarudin Fikri, Kepala Bagian Adminitrasi Pembangunan dan Kerjasama pada Setda Kota Mataram, Ahmad Suriadi, Kabid  Distribusi dan Cadangan Pangan, dan H Irwan Harimansyah, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR.

Kesempatan itu, Sekda menyambut baik antusias para pejabat eselon III yang mencoba mengikuti Pansel. Seleksi selama ini betul-betul terbuka. Mulai dari awal, pihaknya sudah mengingatkan semua pejabat untuk berkompetisi. “Semua terbuka, sesuai dengan keilmuan mereka masing-masing,” jelasnya.

Tahapan selanjutnya, ada uji publik dan uji kompetensi. Dimana kalangan pejabat ada yang memilih dua formasi dan tiga tetap diperbolehkan, asalkan mereka bisa menyiapkan diri saat uji publik nantinya, dan presentasi makalah yang harus disampaikan. “Boleh ikut lebih dari dua, asal mereka menyiapkan semua berkas, dan memenuhi syarat,” tegasnya.

Sementara untuk formasi Kepala Dinas Pariwisata, yang mendaftar ada enam orang, yakni I Made Putu Sudarsana, jabatan sekarang Kepala Bagian Pemerintahan, I Nengah Wiramanta, Kepala Bidang Aset di BKD, Suherman, Kepala SMPN 3 Mataram, H Nizar Deni Cahyadi, Sekretaris BKD, M Nazarudin Fikri, Kepala Bagian Adminitrasi Pembangunan dan Kerjasama, Ibnu Fajar Gazali, Kepala Bidang Deposit dan Pengolahan Bahan Pustaka, Dinas Kerarsipan dan Perpustakaan Kota Mataram.

Sedangkan formasi Kapala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), ada diikuti I Made Putu Sudarsana, Mahfudin Noor, Suryakin Sekretaris Dinas Perkim Lombok Barat, I Made Yase, H Irwan Arimansyah. Dan terakhir formasi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan ada lima pejabat eselon III, yakni Moh Suryadi, Kepala Bagian Layanan Pengadaaan, Mahfudin Noor, I Negah Wirananta, Ahmad Suriadi, dan Muh Iswan.

Terpisah, Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel), Taufik Priyono mengatakan, untuk kalangan pejabat sesuai aturan untuk pendaftar tidak boleh melebihi umur 56 tahun. “Satu pejabat tidak lulus, yakni I Dewa Made Mudita, karena usia lebih dari 56 tahun. Sudah di verifikasi dan dinyatakan tidak memenuhi syarat,” pungkasnya. (dir)