160 Wisatawan Korea Kembali Tiba di Lombok

Diingatkan Faozal, kedatangan para wisatawan Korea Selatan menggunakan Maskapai Korean Air ke Lombok, merupakan buah perjuangan yang cukup panjang oleh Pemerintah Provinsi NTB, dengan dukungan penuh pihak Kementerian Pariwisata RI.

“Bahkan Menteri Pariwisata Arif Yahya sendiri yang saat itu (Mei 2016), red) langsung berangkat ke Korea, untuk menemui dan melakukan pembicaraan dengan beberapa airlines seperti Korean Air, Jin Air, dan Busan Air. Alhamdulilah, Korean Air yang mengawali melakukan penerbangan langsung ke Lombok, meskipun masih menggunakan skema charter flight,” jelas Faozal.

Dengan empat kali penerbangan charter flight ke Lombok oleh Korean Air hingga saat ini, yang rata-rata kursi penumpangnya selalu penuh. Maka hal itu sekaligus mengindikasikan bahwa pasar wisata NTB sangat diminati oleh para wisatawan Korea.

“Melihat animo wisatawan Korea Selatan yang cukup tinggi untuk berwisata ke Lombok ini. Harapannya kedepan, tentu akan ada tindak lanjut dari maskapai Korean Air untuk melakukan penerbangan secara reguler ke Lombok,” harap Faozal seraya menyampaikan, tanggal 5 Oktober mendatang akan kembali datang penerbangan kelima Korean Air ke LIA membawa ratusan wisatawan.

Data Kemenpar RI, jumlah wisatawan Korea Selatan yang berkunjung ke Indonesia tahun 2015 sebanyak 338.671 orang. Kemudian tahun 2016 meningkat sebanyak 400.000 orang, atau naik 18 persen. Berikutnya tahun ini (2017), Kemenpar menargetkan angka kunjungan wisatawan Korea ke Indonesia sebesar 514.000 orang. Terbanyak wisatawan Korea Selatan berwisata ke Bali, baru kemudian sisanya ke Jakarta, Kepulauan Riau, dan Lombok. (gt)

BACA JUGA :  Dispar dan HPI Latih 50 Guide Korea dan Timteng