16 Kasus Baru Positif, Empat Sembuh, Satu Meninggal

UPDATE : Data peta perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 29 Oktober 2020

MATARAM-Kasus baru positif Covid-19 lebih banyak dibandingkan pasien sembuh. Bahkan terdapat pasien positif meninggal dunia.

Data Gugus Tugas Provinsi NTB melaporkan tambahan kasus baru positif Covid-19 pada Kamis, (29/10) sebanyak 16 orang. Hal ini diketahui setelah pemeriksaan 68 sampel di Laboratorium PCR Genetik Sumbawa
Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, dan Laboratorium TCM RSUD H. L. Manambai Abdulkadir, dengan hasil 52 sampel negatif, tidak ada sampel positif ulangan, dan 16
sampel kasus baru positif Covid-19.

Kasus baru positif tersebut, berasal dari Mataram dua orang, Lombok Tengah satu orang, Sumbawa empat orang, Dompu juga empat orang dan Kota Bima tujuh orang. Sementara tambahan satu orang meninggal dunia yang merupakan pasien positif yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit yakni, pasien nomor 3953 atas nana S, laki-laki, usia 61 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien memiliki penyakit komorbid dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

Pada hari yang sama juga terdapat tambahan empat pasien selesai isolasi dan dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah melalui tahapan uji swab dua kali negatif. Keempatnya dari Lombok Timur tiga orang dan Sumbawa satu orang. “Dengan adanya tambahan 16 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, empat tambahan sembuh
baru, dan satu kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (29/10/2020) sebanyak 3.960 orang, dengan perincian 3.260 orang sudah sembuh, 220 meninggal dunia, serta 480 orang masih positif,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi melalui press release pada Kamis malam.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 12.397 orang dengan perincian 312 orang (3%) masih dalam isolasi, 65 orang (1%) masih berstatus probable, 12.020 orang (97%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 30.911 orang, terdiri dari 2.020 orang (7%) masih dalam karantina dan 28.891 orang (93%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan
dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 89.913 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.494 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 88.419 orang (98%). Sekda kambali imbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mengabaikan protokol kesehatan dalam setiap aktivitassosial dan ekonomi. Meski saat ini grafik kasus terpapar Covid-19 di NTB terus melandai, namun  masyarakat tidak boleh lengah. “Sebab disiplin penerapan protokol kesehatan (Prokes) masih menjadi kunci utama kita untuk mencegah penularan Covid-19,”imbaunya.
Protokol kesehatan tersebut, katanya, mulai dari penggunaan masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak atau
menghindari kerumunan dan membudayakan pola hidup bersih dan sehat, haruslah dapat dijadikan
tatanan hidup baru bagi seluruh masyarakat NTB. “Dengan cara demikian, Insya Allah kita bisa tetap aman dan produktif di tengah pandemi Covid-19,”katanya. (sal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaDebat Kandidat Pilkada Mataram, Ini Gagasan SALAM
Berita berikutnyaAda BLT Rp 2,4 Juta, Mendadak Banyak yang Ngaku Jadi UMKM