14 Positif Baru, Didominasi Lotim

UPDATE : Data peta perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 2 September 2020

MATARAM-Kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di NTB pada Rabu (2/9) sebanyak 14 orang, tambahan pasien sembuh 12 orang dan tidak ada kasus kematian baru.

Data Gugus Tugas Provinsi NTB, mencatat tambahan kasus baru positif tersebut, didominasi pasien asal Lombok Timur (Lotim) sebanyak tujuh orang, kemudian Mataram dua orang, Lombok Barat dua orang, Lombok Tengah dua orang dan Sumbawa satu orang. Hal itu diketahui, setelah dilakukan pemeriksaan 172 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, dan Laboratorium TCM RSUD Praya dengan hasil 143 sampel negatif, 15 sampel positif ulangan, dan 14 sampel kasus baru positif Covid-19.

Pada hari yang sama juga terdapat penambahan 12 orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19 setelah melalui tahap uji swab dua kali negatif. Rinciannya dari Mataram empat orang, Lombok Barat satu orang, Lombok Timur lima orang dan Kota Bima dua orang. “Dengan adanya tambahan 14 kasus baru terkonfirmasi positif, 12 tambahan sembuh baru dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (2/9/2020) sebanyak 2.799 orang, dengan perincian 2.118 orang sudah sembuh, 162 meninggal dunia, serta 519 orang masih positif,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) NTB selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi dalam siaran persnya Rabu malam (2/8/2020).

Ia juga mengatakan, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. “Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19,”harapnya.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 10.881 orang dengan perincian 394 orang (4%) masih dalam isolasi, 368 orang (3%) masih berstatus probable, 10.119 orang (93%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 20.850 orang, terdiri dari 1.528 orang (7%) masih dalam karantina dan 19.322 orang (93%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 74.365 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.050 orang (1%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 73.315 orang (99%). (sal)