Balap Liar Jelang Subuh, Puluhan Pemuda Kocar-kacir Disergap Polisi

DIAMANKAN: Deretan pemuda diamankan di Polresta Mataram, Jumat (16/4) karena terlibat balap liar(DERY HARJAN/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Raungan sirene membuat puluhan pemuda yang bergerombol di Jalan Sriwijaya dan Sandubaya , Kota Mataram kocar-kacir. Mereka disergap polisi saat tengah balapan liar menjelang subuh, Jumat (16/4).

Tidak sedikit pemuda yang nyaris tersungkur ke aspal saat berusaha kabur. Beberapa memang ber- hasil lolos dari sergapan petugas. Namun 14 lainnya berhasil diamankan bersama sepeda motor. Selanjutnya dibawa ke Polresta
Mataram.

Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa mengatakan, pihaknya melaksanan giat penertiban ini guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Terutama yang sedang beribadah. Diakui, kehadiran balap liar sangat mengganggu masyarakat. Bukan hanya warga sekitar tetapi juga pengguna jalan yang sedang melintas di lokasi. “Kami melaksanakan giat ini dilatarbelakangi oleh adanya keluhan masyarakat di sekitar Jalan Sriwijaya dan Udayana.

BACA JUGA :  Pelaku Pembobolan Toko Diringkus

Bapak Kapolres kemudian berinisiatif melaksanakan operasi gabungan dari beberapa satuan agar secara kuantitas bisa memenuhi kekuatan untuk mengamankan situasi yang ada,” ujarnya, Jumat (16/4).

Adapun yang dilibatkan dalam operasi ini yaitu dari Sat Reskrim, Sat Lantas, Sat Resnarkoba, Sat Sabhara, Propam dan Bag Ops Polresta Mataram. Operasi ini pun tak sia-sia. Petugas gabungan berhasil mengamankan pelaku balap liar yang didominasi para pemuda.

Beberapa di antaranya masih berstatus pelajar. Terhadap mereka yang diamankan ini bakal dilakukan pembinaan. Kemudian sepeda motornya dikandangkan semen tara. Soal ada tidaknya sepeda motor bodong, Kadek Adi belum bisa memastikan. Yang jelas, sebagian sepeda motor yang dia-
mankan dilengkapi surat-surat. Sebagian lagi masih menunggu surat-suratnya dibawa. “Jadi belum bisa kita pastikan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Penyelundupan Sabu 200 Gram dari Batam Digagalkan

Sebagai tindak lanjut dari giat ini, Sat Reskrim Polresta Mataram juga akan berkoordinasi dengan Sat Lantas Polresta Mataram agar dilakukan penilangan. Ditegaskan, kegiatan ini bakal terus digalakkan selama Ramadan. Untuk itu pihaknya mengimbau para orang tua agar menjaga anak-anaknya tidak keluyuran pas tengah malam. Apalagi untuk menggelar balap liar. Karena selain membahayakan diri sendiri juga membahayakan orang lain. “Kegiatan ini bakal terus kita gal-
akkan. Jika ada yang kita temukan kita tindak,” tutupnya. (der)