11 Orang Kasus Baru Positif Covid-19 Didominasi Mataram

UPDATE : Data perkembangan Covid-19 di NTB Pada 30 Juni 2020
UPDATE : Data perkembangan Covid-19 di NTB Pada 30 Juni 2020
Advertisement

MATARAM – Penambahan kasus baru positif virus Corona pada Selasa (30/6) sebanyak 11 orang dan  tiga orang meninggal dunia.

 Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi mangatakan, setelah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB menjelaskan, dari 132 sampel yang diperiksa di  Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium TCM RSUD Provinisi NTB, dan Laboratorium TCM RSUD HL Manambai Abdulkadir  hasilnya 94 sampel negatif, 27 sampel positif ulangan dan 11 sampel kasus baru positif Covid-19. “Dengan adanya tambahan 11 orang kasus baru terkonfirmasi positif, tujuh orang tambahan sembuh baru, dan tiga orang kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Selasa (30/6)) sebanyak 1.245 orang, dengan perincian 825 orang sudah sembuh, 65 meninggal dunia, serta 355 orang masih positif dan dalam keadaan baik,”ujarnya melalui press release yang diterima radarlombok.co.id, Selasa malam (30/6/2020).

 Dari angka 11 orang tambahan kasus baru positif Covid-19 tersebut, Kota Mataram  masih mendominasi dengan  enam kasus, satu kasus dari Lombok Barat, tiga kasus asal Lombok Timur dan satu kasus asal luar Provinsi NTB. Dari tambahan kasus baru positif tersebut, satu orang meninggal dunia yakni pasien nomor 1244 atas nama IKA, laki-laki, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19. Dua  tambahan kasus kematian lainnya yakni pasien nomor 512 atas nama H, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid.  Pasien nomor 1084 atas nama FZ, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Desa Labuapi, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid.

 Sementara tujuh orang tambahan pasien sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif. Terdapat dari Kota Mataram enam orang dan satu orang asal Lombok Barat. Gita  juga menjelaskan, hingga saat ini jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1.915 orang dengan perincian 373 orang (21%) PDP masih dalam pengawasan, 1.542 orang (79%) PDP selesai pengawasan/sembuh. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 6.559 orang, terdiri dari 182 orang (3%) masih dalam pemantauan dan 6.377 orang (97%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 10.846 orang, terdiri dari 909 orang (8%) masih dalam pemantauan dan 9.937 orang (92%) selesai pemantauan. “Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 65.779 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.598 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 64.181 orang (98%),”jelas. (sal)