1000 Murid SD di Lombok Dapat Beasiswa PIP

BEASISWA: Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H. Bambang Kristiono (HBK), akan menyalurkan beasiswa PIP kepada 1000 murid SD di pulau Lombok. Tampak HBK bersama anak-anak murid SD di Lombok. (ist for radarlombok.co.id)

MATARAM—Sebanyak 1000 murid sekolah dasar (SD) di pulau Lombok dipastikan akan menerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP). Bantuan pendidikan ini disalurkan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H. Bambang Kristiono, SE (HBK), pada pertengahan bulan November ini. “Saya berharap dengan diterimanya program PIP ini, maka para murid SD penerima bisa lebih bersemangat lagi dalam menyelesaikan tugas belajarnya,” kata H. Bambang Kristiono, Kamis (12/11/2020).

Dalam program ini, masing-masing siswa penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 450 ribu. Dananya bisa dicairkan oleh para murid penerima di Bank BRI terdekat. “Proses pencairannya sangat mudah. Nanti para Tenaga Ahli (TA) HBK di masing-masing kabupaten/kota akan membawa nama-nama siswa penerima bea siswa tersebut ke sekolahnya masing-masing, dengan dilengkapi SK terlampir. Selanjutnya para kepala sekolah akan memanggil para siswa yang memperoleh bea siswa tersebut, dan memberikan virtual atau nomor account para siswa untuk dicairkan di Bank BRI terdekat,” jelas HBK.

Sayangnya lanjut HBK, kali ini ada beberapa orang murid yang harus gagal atau ditolak sebagai penerima bea siswa, karena data-data yang dikumpulkan tidak sesuai dengan data yang ada di Data Base Kemendikbud Pusat.

“Sangat disayangkan, beberapa siswa calon penerima bea siswa ini harus gagal dan tidak mendapatkan bantuan karena kurang lengkapnya administrasi yang dipersyaratkan. Saya berharap kepada para Kepala Sekolah yang siswanya kita ajukan untuk mendapatkan program PIP dapat menyiapkan data lebih baik lagi,” harap HBK.

Menurutnya, alasan penolakan biasanya karena tiga hal, yaitu mereka sudah pernah menerima beasiswa sebelumnya, nama orang tua tidak sama dengan data yang ada di data base pusat, atau ada kesalahan dalam penulisan tempat dan tanggal lahir.

Untuk itu, HBK berharap tahun depan para penerima beasiswa ini bisa lebih besar lagi jumlahnya. Bukan hanya kepada murid SD saja, tetapi juga siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), bahkan juga untuk mahasiswa.

Selain membagikan beasiswa PIP, HBK juga akan menggelar kursus bahasa Inggris online gratis. Kursus bahasa Inggris online gratis ini akan diberikan kepada 250 pelajar di pulau Lombok, dan akan pada Kamis, tanggal 19 November mendatang.

“Kursus bahasa Inggris dilaksanakan secara online selama satu tahun sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing siswa penerima, bisa di tingkat elementary, tingkat intermediate atau tingkat advance,” ucapnya.

Kursus bahasa Inggris gratis ini adalah perjuangan aspirasi HBK di DPR RI bekerjasama dengan Bakti (Kemenkominfo), dan Bahaso, perusahaan startup sebagai penyedia lisensi aplikasi bahasa Inggris. “Mudah-mudahan kursus bahasa Inggris secara online ini akan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris para generasi muda P. Lombok mengingat P. Lombok kedepan akan lebih banyak dikunjungi turis mancanegara. Apalagi setelah adanya KEK  Mandalika,” tukas HBK. (gt)