10 Ribu Tiket Diskon 80 Persen Disiapkan untuk Warga NTB

Zulkieflimansyah (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM — bagi masyarakat yang ber-KTP NTB akan diberikan diskon 10 persen untuk pembilian tiket gelaran MotoGP yang akan diselenggarakan pada 18-20 Maret mendatang.

Hal itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, bahwa PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) telah menyediakan 10 ribu tiket kelas festival atau general admission pada hari kedua dan ketiga khusus bagi warga NTB.

“Kita dapat diskon 80 persen. Tapi kami sengaja belum menyampaikan karena memang (kita) belum dipegang tiketnya,” ujar Gubernur pada wartawan di Mataram, Senin lalu (7/3).

Seperti diketahui, harga tiket sesuai dengan klasifikasinya sangat beragam. Khusus tiket kelas general admission dipatok mulai harga jual dari Rp 115.000 di hari pertama sampai diharga Rp 575.000 untuk race day atau hari ketiga.

Lebih lanjut, Gubernur menyebutkan bahwa dari jumlah tiket yang disiapkan yang dilakokasi khusus bagi warga NTB pada hari kedua dan ketiga sebayak 10 ribu untuk nonton balapan MotoGP Mandalika.

BACA JUGA :  Penghapusan Honorer Tunggu Juklak-Juknis

Maka dengan adanya diskon yang diberikan sebasar 80 persen, harga tiket untuk hari sebesar Rp100 ribu dan hari ketiga sebesar Rp150 ribu. “Tidak hanya untuk ASN yang diberikan diskon. Tetapi seluruh masyarakat, supaya ini tidak terlampau memberatkan,” sambungnya.

Ia juga sampaikan, mengenai diskon 80 persen yang diberikan belum dapat diumumkan seperti sebelumnya saat diberikan diskon 10 persen untuk semua kelas tiket. Dikarenakan pihaknya sampai saat ini belum menerima tiketnya, sehingga belum diumumkan.

“Kami tidak berani mengumumkan, karena tiketnya belum dipegang. Kalau ada hari ini, nanti kami bagi-bagi kepada yang biasa punya pengalaman menjual tiket,” ucapnya.

Dalam penjualan tiket diskon 80 persen, lanjutnya, penjualan tiket tidak difasilitasi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tetapi nanti penjualan tiket tersebut akan diserahkan kepada pihak yang profesional atau biasa menjual tiket.

Meski sebelumnya Pemprov telah mengeluarkan kebijakan surat edaran terkait dengan memfalitasi masyarakat dalam pembelian tiket yang difalitasi oleh OPD dilingkup Pemprov NTB.

BACA JUGA :  Data Covid-19 NTB Masih Semrawut

“Nggak difasilitasi OPD. Nanti yang menjual tiket yang profesional saja yang sudah punya pengalaman. Kita OPD tak punya pengalaman jual tiket,” sentilnya.

Bahkan sebelumnya kata Gubernur, Pemda berencana meminjam uang di PT. Bank NTB Syariah untuk membeli tiket MotoGP. Hanya saja jika melalui bank, prosedurnya cukup merepotkan, karena harus ada jaminan dan lain sebagainya.

“Siapa yang punya pengalaman jual tiket, ada 10.000 tiket dijual ke masyarakat. Tiket ini untuk hari kedua dan ketiga,” pungkasnya.

Disisi lain, Kepala Dinas Pariwisata NTB, menyampaikam jumlah kamar penginapan yang masih kosong hingga 4 Maret 2022 lalu sebanyak 7.315 kamar. Rinciannya, hotel bintang sebanyak 1.191 kamar, Melati 792 kamar, Villa 396 kamar, Bungalow 958 kamar, Homestay 1.203 kamar, Cemping 2.420 tenda, Sahunta 110 kamar.

“Sekarang ini waktu sudah tersisa 12 hari lagi, saatnya menyuarakan, mengajak penonton datang, penginapan masih ada,” katanya. (sal)